KONAWE SELATAN — Suasana di sebuah rumah di Desa Ranooha Raya, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, berubah mencekam pada Selasa (6/10/2026) dini hari.

Sekitar pukul 03.00 Wita, pertengkaran pasangan suami istri, DPS (25) dan K (31), berujung pada aksi kekerasan yang menyebabkan sang istri meninggal dunia.

Kapolres Konawe Selatan AKBP Daeng Riandika Mahardani, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Konawe Selatan AKP Taufik Hidayat, membenarkan kejadian tersebut.

Menurut keterangan kepolisian, persoalan itu ternyata tidak muncul secara tiba-tiba.

Beberapa hari sebelum kejadian, tepatnya Sabtu (3/10/2026), K yang saat itu masih berada di Kecamatan Morombo, Kabupaten Konawe Utara, menelepon istrinya.

Ia mengajak DPS menghadiri pesta pernikahan di Desa Torokeku, Kecamatan Tinanggea, Konawe Selatan, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (4/10/2026).

Namun, ajakan tersebut ditolak korban.

Malam harinya, K mendapat informasi dari keluarganya bahwa istrinya justru datang ke pesta pernikahan tersebut dan mengikuti acara lulo tanpa sepengetahuannya.

K yang saat itu masih berada di Morombo kemudian pulang ke rumah.

Minggu sekitar pukul 15.00 Wita, DPS tiba di Desa Ranooha Raya.

Pertemuan keduanya kemudian diwarnai pertengkaran.

Dalam pertengkaran tersebut, K disebut sempat memukul kepala istrinya menggunakan helm sebanyak dua kali.

Perselisihan belum berakhir.

Pertengkaran Berlanjut hingga Dini Hari

Malam berganti dini hari.

Sekitar pukul 03.00 Wita, K melihat istrinya sedang aktif menggunakan media sosial. Korban juga disebut sempat tertawa sendiri.

K kemudian menegur istrinya karena merasa curiga.

Pertengkaran kembali terjadi.

Dalam kronologi yang dihimpun polisi, korban kemudian melontarkan perkataan kepada suaminya.

“Kenapakah jangan mi kamu urus saya, sudah adami juga pacarku,” demikian ucapan korban sebagaimana tercantum dalam keterangan kepolisian.

Perkataan tersebut kemudian memicu kemarahan K.

Ia keluar dari kamar dan menuju dapur.

Di sana, K mengambil sebilah pisau.

Ia kemudian kembali ke kamar dan menyerang istrinya.

Korban terjatuh di atas kasur setelah mengalami serangan menggunakan senjata tajam.

Mertua K yang berada di rumah tersebut kemudian masuk setelah mendengar kejadian. Ia berteriak meminta pertolongan kepada tetangga.

Namun, nyawa DPS tidak tertolong.

Polisi Temukan Pisau di Luar Rumah

Petugas yang melakukan olah tempat kejadian perkara kemudian memasang garis polisi dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Salah satunya sebilah pisau dapur yang ditemukan di luar rumah dan diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.

Polisi juga melakukan dokumentasi, pemeriksaan saksi, pengambilan sidik jari serta berkoordinasi dengan Puskesmas Moramo.

Dari pemeriksaan medis, korban mengalami sejumlah luka terbuka pada tubuhnya, termasuk di bagian leher, kedua tangan, dada, bokong dan punggung.

Salah satu luka pada bagian dada disebut menembus rongga dada.

Pemeriksaan juga menemukan luka pada bagian punggung dengan kedalaman yang cukup dalam.

Suami Pergi, Kemudian Menyerahkan Diri

Setelah kejadian, sekitar pukul 06.00 Wita, K meninggalkan rumah menggunakan sepeda motor.

Ia menuju Kelurahan Nambo, Kota Kendari, untuk menemui iparnya.

Di sana, K kemudian meminta diantar ke kantor polisi terdekat.

Ia memilih menyerahkan diri.

Sekitar pukul 07.00 Wita, Tim URC Polres Konawe Selatan menjemput K di Mako Polresta Kendari.

K kemudian dibawa ke Mako Polres Konawe Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi kini mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk motif dan proses terjadinya penganiayaan yang menyebabkan DPS meninggal dunia.

Perkara tersebut ditangani Satreskrim Polres Konawe Selatan.

 

Editor: Ixan

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
24 / 100 Skor SEO