Ekobis

Capai Rp 20,48 Triliun, Realisasi Investasi Sulawesi Tenggara Lampaui Target 154 Persen di Kuartal III 2025

145
×

Capai Rp 20,48 Triliun, Realisasi Investasi Sulawesi Tenggara Lampaui Target 154 Persen di Kuartal III 2025

Sebarkan artikel ini

KENDARI, – Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatatkan capaian luar biasa di sektor investasi hingga kuartal III (Q3) 2025.

Realisasi investasi Sultra mencapai angka Rp 20,48 Triliun, atau setara dengan 154,26 persen dari target investasi yang ditetapkan oleh Kementerian Investasi/BKPM untuk tahun 2025.

Angka realisasi investasi sebesar Rp 20,48 Triliun ini terakumulasi dari periode Januari hingga September 2025.

Capaian tersebut bahkan hampir dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan total realisasi investasi Sultra sepanjang tahun 2024, yang tercatat sebesar Rp 11,05 Triliun.

Pada periode triwulan III (Juli-September) 2025 saja, investasi yang masuk mencapai Rp 6,87 Triliun, naik signifikan 112 persen secara Year on Year (YoY) dibandingkan Triwulan III 2024.

Menurut Kepala DPMPTSP Provinsi Sulawesi Tenggara, Parinringi, SE., M.Si, menjelaskan bahwa struktur investasi provinsi ini didominasi oleh dua sektor kunci yang berkaitan erat dengan sumber daya mineral, yakni Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya menyumbang Rp 10,57 Triliun (51,6 persen dari total) dan Pertambangan menyumbang Rp 4,47 Triliun (21,8 persen dari total).

Secara gabungan, kedua sektor ini menyumbang lebih dari 73 persen total realisasi investasi.

Fokus Sultra pada industri hilirisasi mineral, khususnya nikel, menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan ini.

Dari total realisasi Rp 20,48 Triliun, Penanaman Modal Asing (PMA) memegang porsi terbesar, yakni Rp 15,41 Triliun, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 5,07 Triliun.

Mayoritas PMA berasal dari dua negara utama, yang seringkali menjadi gerbang investasi bagi proyek-proyek besar di Indonesia yakni Singapura Rp 8,14 Triliun dan Hongkong, RRT Rp 5,75 Triliun.

 

Adapun dari sisi penyerapan tenaga kerja, realisasi investasi hingga September 2025 telah menyerap 10.835 orang.

Sebagian besar dari tenaga kerja tersebut adalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI), dengan rincian 10.420 TKI dan 415 Tenaga Kerja Asing (TKA).

Realisasi investasi Sultra juga menunjukkan konsentrasi tinggi di wilayah yang memiliki kawasan industri dan proyek hilirisasi.

Dua kabupaten menyerap hampir 87 persen dari total investasi yakni Kabupaten Kolaka Rp 13,17 Triliun dan Kabupaten Konawe Rp 4,62 Triliun.

Parinringi, berharap capaian ini dapat menjadi referensi bagi para pemangku kepentingan dalam memahami tren investasi dan peluang yang masih terbuka lebar di masa mendatang.

“Capaian yang terealisasi ini adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan ekosistem investasi yang semakin menarik dan produktif,” ujarnya.

Capaian ini menempatkan Sultra sebagai salah satu provinsi dengan kinerja investasi terbaik, sekaligus menggarisbawahi peran investasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing. (red)lp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!