Pada laga pembuka, Unaaha FC akan menghadapi PSN Ngada. Selanjutnya, tim besutan Muhammad Azhar dijadwalkan bertemu Persinga Ngawi sebelum menutup fase grup dengan menghadapi Persibangga Purbalingga.
Pelatih Unaaha FC, Muhammad Azhar, mengatakan timnya tidak ingin sekadar menjadi peserta di babak delapan besar. Ia menyebut seluruh pemain kini difokuskan untuk membenahi aspek taktikal agar mampu bersaing menghadapi lawan-lawan yang kualitasnya makin merata.
“Persiapan menghadapi babak delapan besar tentu kami fokus pada perbaikan aspek taktikal. Kami juga menyiapkan berbagai ide dan konsep permainan agar tim bisa tampil optimal. Insyaallah, ketiga pertandingan bisa kami lewati dengan hasil yang diharapkan,” kata Azhar kepada Kendariinfo, Senin (29/6/2026).
Menurutnya, perjalanan Unaaha FC menuju delapan besar tidak mudah. Setelah mampu melewati babak 64 besar dan 32 besar dengan cukup mulus, timnya harus berjuang keras saat tampil di fase 16 besar.
“Pada pertandingan terakhir kami lolos ke delapan besar melalui laga yang cukup dramatis. Karena itu, kami akan lebih mempersiapkan tim, terutama dalam aspek bertahan, transisi, dan menyerang,” ujarnya.
Azhar mengungkapkan masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan sebelum pertandingan dimulai. Evaluasi paling besar, kata dia, berada pada efektivitas penyelesaian akhir dan organisasi lini pertahanan.
Ia menilai peluang mencetak gol masih perlu dimaksimalkan, sementara koordinasi di sektor belakang juga harus diperbaiki agar lawan tidak mudah menciptakan peluang.
“Dari aspek finishing masih ada yang perlu diperbaiki. Begitu juga defending, karena lawan masih bisa menciptakan gol ke gawang kami. Tidak ada strategi khusus, yang terpenting kami memaksimalkan latihan agar anak-anak bisa tampil prima di babak delapan besar,” tutupnya.
sumber: kendari.info
Tinggalkan Balasan