KOLAKA – Tak pernah terbayang bagi A (27), seorang warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kolaka, bisa duduk di bangku kuliah saat menjalani masa pidana. Kesempatan yang sebelumnya terasa jauh itu kini terbuka melalui program beasiswa kuliah gratis hasil kerja sama Rutan Kolaka dengan Universitas Sains Islam Al-Mawaddah Warahmah (USIMAR) Kolaka.

Bagi A, kesempatan ini bukan sekadar soal mendapatkan gelar akademik. Ada harapan baru yang ingin ia bawa pulang ketika kelak bebas dan kembali berkumpul bersama keluarga.

“Saya tidak pernah membayangkan bisa merasakan kuliah dan menuntut ilmu di bangku perguruan tinggi saat berada di dalam Rutan. Ini seperti kesempatan kedua dalam hidup saya,” kata A.

Ia mengaku bantuan biaya kuliah gratis dan dukungan dana dari PT Indonesia Pomalaa Industry Park (PT IPIP) menjadi penyemangat untuk terus memperbaiki diri.

Kisah A menjadi salah satu gambaran dari program pendidikan tinggi yang kini dibuka bagi 105 warga binaan Rutan Kelas IIB Kolaka. Program tersebut diresmikan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Aula Rutan Kolaka, Rabu (7/10/2026).

Kerja sama ini melibatkan Rutan Kolaka, USIMAR Kolaka, dan PT IPIP. Melalui program tersebut, warga binaan yang memenuhi persyaratan mendapat kesempatan menempuh pendidikan tinggi secara gratis selama menjalani masa pidana.

Kepala Rutan Kelas IIB Kolaka, Bambang Punto Herdiyanto, mengatakan kesempatan belajar tidak seharusnya terhenti hanya karena seseorang sedang menjalani masa pidana.

“Penandatanganan MoU ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan bahwa dinding jeruji tidak membatasi hak Warga Binaan untuk menuntut ilmu. Terima kasih kepada USIMAR Kolaka atas program beasiswa kuliah gratisnya serta PT IPIP yang telah memberikan bantuan uang tunai,” kata Bambang.

Menurut dia, kerja sama tersebut menunjukkan bahwa pembinaan warga binaan dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk dengan membuka akses pendidikan tinggi.

Ada empat program studi yang disediakan dalam kerja sama ini, yakni Agribisnis, Bahasa Inggris, Peternakan, dan Perbankan Syariah.

Perkuliahan dilaksanakan di dalam lingkungan Rutan Kolaka dengan metode tatap muka langsung antara dosen dan warga binaan. Dengan cara ini, peserta dapat mengikuti proses belajar tanpa harus meninggalkan lingkungan rutan.

Bambang berharap kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. Ilmu yang diperoleh selama kuliah diharapkan menjadi bekal ketika para peserta kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

“Manfaatkan setiap ilmu yang didapat untuk memperbaiki kualitas diri, membangun karakter baru, dan membekali masa depan agar kelak dapat menjadi insan yang berguna bagi keluarga, daerah, serta bangsa,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari PT IPIP. Perusahaan tersebut memberikan bantuan uang tunai untuk menunjang kebutuhan pendidikan dan operasional peserta kuliah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

Manajer Eksternal PT IPIP, Dr. Syaifudin Muslim, mengatakan pihaknya ingin memastikan kesempatan memperoleh pendidikan tetap terbuka bagi warga binaan.

“Kami percaya bahwa setiap individu, termasuk Warga Binaan, berhak mendapatkan kesempatan kedua dan akses terhadap pendidikan tinggi,” kata Syaifudin.

Ia berharap pendidikan tersebut membantu peserta memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan setelah menyelesaikan masa pidana. Dengan bekal itu, mereka diharapkan dapat hidup mandiri, membuka usaha, atau bekerja dan berkontribusi positif di lingkungan masing-masing.

Bagi A, harapan tersebut terasa dekat dengan kehidupannya sendiri. Ia ingin menggunakan kesempatan kuliah untuk memperbaiki diri dan membanggakan keluarga ketika bebas nanti.

“Bantuan kuliah gratis dan dukungan dana dari PT IPIP ini betul-betul menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus memperbaiki diri dan membanggakan keluarga saat bebas nanti,” ujarnya.

Penandatanganan MoU dan penyerahan simbolis bantuan dari PT IPIP turut dihadiri Rektor USIMAR Kolaka, Prof. M. Askari Zakariah, Kepala Bagian Kesejahteraan Pemda Kolaka, H. Syaifudin Mustaming, serta jajaran pimpinan Rutan Kolaka dan perwakilan civitas akademika USIMAR.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat penghargaan dan foto bersama.

Di balik tembok Rutan Kolaka, perkuliahan ini membuka kesempatan bagi warga binaan untuk kembali merancang masa depan. Bagi mereka yang mengikuti program tersebut, bangku kuliah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga peluang untuk pulang dengan harapan dan bekal yang lebih baik.

 

Editor: Ixan

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
67 / 100 Skor SEO