KENDARI – Tender pekerjaan Belanja Modal Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) RSUD Kota Kendari dengan pagu anggaran Rp2,09 miliar dimenangkan oleh Sanggula Cipta Utama. Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), harga negosiasi paket tersebut tercatat sebesar Rp2.083.500.000.
Paket dengan kode tender 10164489000 itu menggunakan sumber dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Kota Kendari Tahun Anggaran 2026. Nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) ditetapkan sebesar Rp2.088.400.000.
Dengan demikian, harga negosiasi pemenang hanya terpaut Rp4.900.000 di bawah HPS, atau sekitar 0,23 persen. Sementara dibandingkan pagu anggaran Rp2,09 miliar, selisihnya mencapai Rp6.500.000.
Tender tersebut menggunakan metode pascakualifikasi satu file dengan sistem harga terendah sistem gugur. Data SPSE mencatat sebanyak 11 perusahaan mengikuti tender pekerjaan konstruksi tersebut.
Sanggula Cipta Utama tercatat mengajukan penawaran sebesar Rp2.086.700.462,97. Setelah proses negosiasi, nilai tersebut menjadi Rp2.083.500.000.
Dalam daftar peserta, CV Mitra Konstruksi mengajukan penawaran Rp2.015.500.085,98. Nilai tersebut sekitar Rp68 juta lebih rendah dibandingkan harga negosiasi pemenang.
Namun, berdasarkan keterangan evaluasi yang tercantum dalam data SPSE, CV Mitra Konstruksi dinyatakan tidak memenuhi persyaratan terkait peralatan utama. Perusahaan tersebut disebut tidak menyampaikan bukti kepemilikan atau bukti dukung kendaraan pick-up yang dipersyaratkan. Selain itu, surat perjanjian sewa peralatan yang dilampirkan dinyatakan tidak sesuai dengan bukti dukung yang disampaikan.
Karena itu, perbandingan harga penawaran kedua perusahaan perlu dilihat bersama hasil evaluasi administrasi, teknis, dan ketentuan dokumen pemilihan. Penawaran terendah tidak otomatis menjadi pemenang apabila tidak memenuhi persyaratan tender.
Berdasarkan uraian pekerjaan yang tersedia, pembangunan IPAL RSUD Kota Kendari meliputi pengadaan dan pemasangan mesin IPAL serta pekerjaan penunjang. Pekerjaan penunjang tersebut antara lain pembangunan landasan IPAL, bak indikator, ruang alat, tempat anaerobic equalization, tempat prapengolahan, saluran air limbah, atap pelindung, dan pagar pelindung.
Rincian itu menjadi bagian penting dalam menilai kesesuaian antara nilai kontrak, spesifikasi teknis, dan hasil pekerjaan yang nantinya diterima rumah sakit.
Meski demikian, selisih harga negosiasi yang relatif kecil terhadap HPS tidak dengan sendirinya membuktikan adanya penyimpangan. Penilaian terhadap kewajaran harga memerlukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap rincian HPS, spesifikasi, volume pekerjaan, dan hasil negosiasi.
Hingga berita ini disusun, data yang diterima redaksi belum memuat penjelasan langsung dari pihak RSUD Kota Kendari, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), maupun Pokja Pemilihan mengenai dasar penetapan HPS, hasil evaluasi lengkap seluruh peserta, dan rincian proses negosiasi.
Perdetiknews.com membuka ruang konfirmasi kepada pihak RSUD Kota Kendari dan pihak terkait untuk menjelaskan proses pemilihan penyedia, dasar penetapan harga, serta tahapan pelaksanaan pembangunan IPAL tersebut.
Sumber: Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kota Kendari, data tender kode 10164489000.




Tinggalkan Balasan