KOLAKA TIMUR, Perdetiknews.com – Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ny. Arinta Andi Sumangerukka, turun langsung melihat pelayanan kesehatan masyarakat di Kelurahan Rate-Rate, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim).

Kunjungan kerja yang berlangsung Jumat (14/8/2026) itu diisi dengan pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sekaligus edukasi kepada masyarakat mengenai Tuberkulosis (TB) dan HIV/AIDS.

Tak hanya kesehatan, Arinta bersama staf ahli TP-PKK Provinsi Sultra dan jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Sultra juga meninjau pelayanan Posyandu serta memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dengan baik.

Kedatangan rombongan TP-PKK Provinsi Sultra disambut Plt. Ketua TP-PKK Koltim, Ny. Hijrahwati Yosep Sahaka, bersama jajaran TP-PKK Koltim.

Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Koltim, Camat Tirawuta, Lurah Rate-Rate, para kader Posyandu serta masyarakat yang mengikuti pemeriksaan kesehatan rutin.

Dalam kunjungannya, Arinta meninjau langsung aktivitas pelayanan Posyandu, termasuk proses pemeriksaan kesehatan dan pelayanan yang diberikan para kader kepada masyarakat.

Peninjauan tersebut menjadi penting untuk memastikan Posyandu tidak hanya menjadi tempat pemeriksaan rutin, tetapi juga mampu menjadi bagian dari penguatan pelayanan kesehatan dasar masyarakat.

Selain itu, rombongan memastikan penyaluran MBG kepada masyarakat penerima manfaat berjalan sesuai ketentuan.

Proses distribusi MBG yang dilakukan Tim SPPG Kelurahan Rate-Rate turut dipantau untuk memastikan makanan bergizi tersebut benar-benar diterima masyarakat yang menjadi sasaran program.

Kunjungan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra, TP-PKK Provinsi, Pemkab Koltim, TP-PKK Koltim dan berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar.

Melalui pelayanan CKG, masyarakat didorong untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya dan tidak menunggu sakit untuk melakukan pemeriksaan.

Edukasi mengenai TB dan HIV/AIDS juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan dan deteksi dini.

Sementara penguatan Posyandu dan pemenuhan gizi melalui MBG diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Pemkab Koltim sendiri berkomitmen memperkuat pelayanan dasar melalui kolaborasi lintas sektor, khususnya bidang kesehatan, pemberdayaan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan gizi.

Kehadiran Arinta di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya memastikan program kesehatan dan kesejahteraan tidak hanya berjalan di tingkat kebijakan, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat di lapangan.

Dari Posyandu hingga MBG, pesan yang dibawa sederhana: kesehatan diperiksa, gizi dipenuhi, masyarakat diperkuat.

Editor: SAN

24 / 100 Skor SEO