JAKARTA – Nama Susanah mendadak menjadi sorotan publik setelah diperkenalkan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI, Jumat (14/8/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo memperkenalkan Susanah sebagai pekerja harian yang disebut berasal dari Kabupaten Bogor dan bekerja mengupas bawang dengan memperoleh upah sekitar Rp700 ribu.
Pernyataan tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Beragam komentar bermunculan, termasuk candaan warganet yang mengaku ingin mencari pekerjaan sebagai pengupas bawang karena tergiur bayaran yang disebut cukup besar.
Di tengah viralnya kabar tersebut, Kepala Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Muhammad Dahlan, ikut angkat bicara.
Dahlan mengaku mengetahui Susanah dan memberikan gambaran mengenai kehidupan warganya tersebut.
Menurutnya, di Desa Situsari tidak ada warga yang secara khusus dikenal bekerja sebagai pengupas bawang. Termasuk Susanah yang kini menjadi perhatian publik.
“Kalau warga di Situsari memang beragam. Tapi, tidak ada yang mengupas bawang kerjanya. Termasuk juga Susanah yang sedang viral,” kata Dahlan saat dikonfirmasi, Minggu (16/8/2026).
Dahlan menjelaskan, mayoritas masyarakat di wilayahnya bekerja sebagai buruh pabrik. Sebagian lainnya mencari penghasilan melalui pekerjaan serabutan.
Menurutnya, masyarakat Situsari umumnya mengambil pekerjaan apa saja selama bisa menjadi sumber penghasilan.
“Ya kebanyakan memang di pabrik. Atau serabutan juga. Apa saja warga Situsari dikerjakan yang penting ada kerjaannya,” ujarnya.
Untuk Susanah sendiri, Dahlan menyebut dirinya mengetahui pekerjaan yang dijalani perempuan tersebut saat ini.
Menurut informasi yang diterimanya, Susanah bekerja sebagai kuli jahit kain majun.
Pekerjaan tersebut juga disebut masih tergolong baru.
“Informasi yang saya dapat ya baru juga ya jadi kuli jahit itu. Ada kayaknya satu dua bulan mah kerjanya,” kata Dahlan.
Selain mengungkap pekerjaan Susanah, Dahlan juga menyebut nama tersebut tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH).
PKH merupakan program bantuan sosial yang ditujukan kepada keluarga yang memenuhi kriteria penerima bantuan pemerintah.
“Memang sudah terdata Susanah adalah PKH. Sering dapat bantuan juga,” ujarnya.
Keterangan tersebut membuat perhatian publik terhadap sosok Susanah semakin besar, terutama setelah namanya disebut langsung dalam pidato kenegaraan Presiden.
Namun, hingga kini, informasi mengenai pekerjaan mengupas bawang dan bayaran Rp700 ribu yang disebut dalam pidato Presiden belum dijelaskan lebih rinci oleh pihak desa dalam keterangan yang diberikan kepada media tersebut.
Dahlan mengaku dirinya mengetahui Susanah menjadi viral setelah melihat berbagai unggahan di media sosial.
Ia juga mengaku sempat terkejut ketika mendengar kabar soal upah Rp700 ribu yang diterima Susanah dari pekerjaan mengupas bawang.
“Iya saya sudah tahu dari medsos. Cuma saya kaget juga karena dapat upah besar seperti itu,” ujarnya.
Kini, sosok Susanah tidak lagi sekadar menjadi bahan perbincangan di media sosial. Pernyataannya di panggung nasional turut membuat kehidupan pribadinya di Desa Situsari ikut menjadi perhatian publik. (red)






Tinggalkan Balasan