KENDARI – Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bombana, Tageli Lase, S.SiT, menghadiri rapat koordinasi strategis guna memperkuat komitmen pencegahan korupsi dan peningkatan ekonomi daerah di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan yang mempertemukan Kementerian ATR/BPN, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Pemerintah Daerah se-Sultra ini menjadi momentum penting dalam menciptakan tata kelola pertanahan yang bersih dan transparan di wilayah Sulawesi Tenggara, khususnya di Kabupaten Bombana.

Pertemuan bertajuk Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Pelayanan Publik Bidang Pertanahan dan Aset BMD ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid. Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Kementerian ATR/BPN, Andi Tenri Abeng, menegaskan bahwa sinergi lintas instansi ini sangat krusial untuk memastikan sektor pertanahan dan tata ruang dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus menutup celah praktik korupsi di level pelayanan publik.

Dalam rakor tersebut, Tageli Lase bersama para pimpinan daerah dan pejabat pertanahan lainnya menyepakati komitmen bersama untuk mengimplementasikan sembilan program kerja sama strategis.

Fokus utama dari program ini adalah mendorong layanan pertanahan yang lebih terintegrasi dan akuntabel, sehingga aset-aset daerah dapat terkelola dengan baik dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat luas. Kehadiran perwakilan KPK dalam kegiatan ini juga mempertegas pengawasan ketat terhadap setiap proses administrasi pertanahan agar berjalan sesuai koridor hukum.

Kementerian ATR/BPN berharap melalui penguatan kolaborasi ini, hambatan dalam pelayanan publik bidang pertanahan dapat diminimalisir melalui sistem yang lebih transparan. Dengan adanya integrasi data dan koordinasi yang kuat antara Kantor Pertanahan Kabupaten Bombana dengan pemerintah daerah serta lembaga pengawas, diharapkan iklim investasi dan kepastian hukum hak atas tanah di Bombana semakin meningkat, yang pada akhirnya akan berkontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi di Bumi Anoa. (red)

13 / 100 Skor SEO