KENDARI – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Kota Kendari berlanjut dengan nuansa keakraban melalui jamuan kuliner tradisional di kawasan wisata Pantai Nambo, Sabtu (9/5).
Acara yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen Pol (Purn.) Dr. Akhmad Wiyagus ini, menjadi panggung bagi pemerintah daerah untuk memamerkan kekayaan budaya dan potensi pariwisata daerah di hadapan tamu nasional maupun internasional.
Suasana di pesisir Pantai Nambo tampak semarak dengan kehadiran delegasi United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Dr. Bernadia. Para tamu mancanegara tersebut tampak menikmati suguhan autentik khas Kendari sembari dihibur oleh penampilan musik tradisional dari siswa-siswi SDN 06 Kota Kendari.
Momentum ini dimanfaatkan Pemerintah Kota Kendari sebagai ajang diplomasi budaya sekaligus simulasi kesiapan daerah sebagai tuan rumah ajang internasional UCLG ASPAC yang akan datang.
Usai jamuan, rombongan kementerian bersama jajaran Forkopimda Sulawesi Tenggara melakukan peninjauan langsung ke area pameran UMKM dan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berada di sekitar kawasan wisata. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang dilaporkan selaras dengan geliat usaha riil di tingkat akar rumput.
Antusiasme para pelaku usaha menyambut kehadiran rombongan menunjukkan adanya konektivitas yang kuat antara kebijakan pemerintah pusat dan implementasi program pemberdayaan di daerah.
Wali Kota Kendari menegaskan bahwa integrasi antara sektor pariwisata dan penguatan UMKM merupakan strategi utama dalam memulihkan serta memajukan ekonomi kerakyatan. Melalui promosi produk lokal unggulan di destinasi wisata unggulan, diharapkan kesejahteraan masyarakat pesisir dapat terdongkrak secara berkelanjutan.
Rangkaian kunjungan kerja di Kendari ini pun ditutup dengan keberangkatan Wakil Menteri Dalam Negeri kembali ke Jakarta, membawa catatan positif atas capaian dan keramah-tamahan ibu kota Sulawesi Tenggara tersebut. (red)




Tinggalkan Balasan