KENDARI – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perikanan menggelar Expo UMKM serta Gerakan Pangan Murah (GPM) di kawasan Pantai Nambo, Sabtu (9/5). Perhelatan ini diselenggarakan sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Kendari ke-195 sekaligus menjadi langkah strategis dalam menyongsong pelaksanaan UCLG ASPAC 2026.
Kegiatan ini menjadi magnet bagi masyarakat pesisir dan sekitarnya yang memadati lokasi sejak pagi hari. Warga tidak hanya datang untuk menikmati suasana pantai, tetapi juga memanfaatkan kesempatan berbelanja kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar serta mengeksplorasi ragam produk unggulan UMKM lokal.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, ABD Rauf, menyatakan bahwa program ini dirancang sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan mendasar warga. Keterjangkauan harga menjadi prioritas utama melalui skema Gerakan Pangan Murah yang menyediakan berbagai komoditas pangan esensial.
Rauf menjelaskan, tingginya daya beli masyarakat dalam acara tersebut didukung oleh intervensi subsidi berupa voucher potongan harga senilai Rp20 ribu yang difasilitasi oleh Bank Sultra. “Antusiasme ini menunjukkan bahwa program pangan yang harganya terjangkau memang sangat menyentuh kebutuhan masyarakat luas,” ujarnya.
Selain aspek stabilisasi harga, acara ini juga menjadi wadah edukasi ketahanan pangan melalui lomba menu non-beras yang melibatkan perwakilan dari 11 kecamatan. Para peserta berlomba menampilkan kreativitas olahan pangan berbasis potensi lokal sebagai upaya diversifikasi konsumsi. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Bank Indonesia yang menyediakan hadiah pembinaan bagi para pemenang dengan total nilai jutaan rupiah.
Di sisi lain, penguatan ekonomi sektor riil juga terlihat dari keterlibatan pelaku usaha sektor perikanan. Kepala Dinas Perikanan Kota Kendari, Makmur, mengungkapkan bahwa festival ini menjadi panggung bagi UMKM binaan untuk mempromosikan olahan hasil laut yang menjadi ciri khas daerah pesisir Kendari.
Makmur menegaskan bahwa promosi produk unggulan daerah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat citra ekonomi kreatif Kendari. Terlebih, Kota Kendari tengah bersiap menjadi tuan rumah ajang internasional UCLG ASPAC 2026. Melalui kegiatan seperti ini, Pemerintah Kota Kendari berharap UMKM lokal mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang kuat saat menghadapi pasar global di masa depan. (red)



Tinggalkan Balasan