JAKARTA – Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (Peradi Profesional/Peradial) resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) masa bakti 2026-2031. Acara yang berlangsung khidmat di Hotel Fairmont, Jakarta, Kamis (8/5/2026) malam ini, menegaskan komitmen organisasi untuk mengembalikan jati diri advokat sebagai profesi yang mulia (officium nobile).
Dalam prosesi tersebut, Prof. Dr. Haris Arthur Hedar, S.H., M.H., resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum. Pelantikan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi dunia hukum Indonesia, dengan kehadiran perwakilan dari berbagai lembaga negara, mulai dari eksekutif, legislatif, hingga yudikatif.
Dalam sambutan perdananya, Ketua Umum Peradi Profesional Prof. Haris Arthur Hedar menegaskan bahwa lahirnya organisasi ini bukan didorong oleh konflik internal maupun perpecahan di tubuh organisasi advokat yang sudah ada. Sebaliknya, Peradial hadir sebagai jawaban atas tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Peradi Profesional hadir bukan untuk menciptakan perpecahan, tetapi sebagai jawaban atas kebutuhan zaman. Dunia hukum dan teknologi berubah, organisasi advokat tidak boleh tertinggal,” tegas Haris. Ia menambahkan bahwa organisasi ini akan fokus membangun sistem yang modern, kuat secara intelektual, dan berani dalam memperjuangkan keadilan.
Senada dengan Haris, Dewan Pendiri yang diwakili oleh Prof. Dr. Fauzi Yusuf Hasibuan menekankan bahwa organisasi ini lahir dari sebuah “kegelisahan intelektual”. Ia menyoroti fenomena degradasi profesi advokat yang belakangan ini kerap terjebak dalam logika pasar dan kepentingan kekuasaan.



Tinggalkan Balasan