KENDARI – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) secara strategis menggandeng organisasi Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Sulawesi Tenggara untuk memperkuat penanaman nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda.

Melalui ajang Lomba Kreasi Baris-Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) “Gemilang Formasi Pelajar Nusantara” di Kendari, para siswa kini diproyeksikan menjadi duta kebinekaan di daerah masing-masing.

Kepala Bagian Pengelolaan BMN dan Akomodasi Setjen MPR RI, Dennis Taufik Rachman, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan arahan langsung dari pimpinan MPR RI, Ahmad Muzani. Paskibra dinilai memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak nilai kesetiaan dan persatuan di tengah tantangan zaman yang dinamis.

“Paskibra ini salah satu kunci Indonesia untuk ke depan merekat kebersamaan. Kami ingin menanamkan nilai kebangsaan, nilai kesetiaan, dan kedisiplinan sejak dini,” ujar Dennis Taufik Rachman saat meninjau kompetisi di pelataran Eks-MTQ Kendari, Sabtu (2/5).

Program ini diharapkan tidak hanya berhenti pada seremoni juara, tetapi menciptakan efek pengganda (multiplier effect). Para peserta yang telah mengikuti kompetisi diharapkan dapat menjadi duta di lingkungan sekolah mereka untuk menyebarkan semangat kebinekaan dan pengalaman positif yang mereka peroleh selama masa pelatihan.

Dennis menjelaskan bahwa kompetisi di tingkat daerah seperti di Bumi Anoa ini menjadi pintu gerbang bagi pemuda untuk mengenal Indonesia secara lebih luas. Para pemenang yang nantinya dikirim ke Jakarta akan mendapatkan kesempatan melihat keberagaman Indonesia dari dekat sebagai bukti nyata menjaga kebinekaan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyambut baik langkah MPR RI tersebut. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sultra, Andrian Nursalam, S.E., M.M., menyatakan komitmennya untuk mereplikasi program ini agar menjangkau seluruh 17 kabupaten/kota di Sultra pada masa mendatang.

“Ini wujud nyata membangun karakter bangsa. Kita harapkan dimulai dari usia remaja ini, mereka sudah memiliki fondasi dan wawasan yang kuat, termasuk kemampuan bela negara di masa depan,” kata Andrian.

Ketua PPI Sultra, Andi Ady Aksar, melalui Koordinator Wilayah Rahmat Mansur, menegaskan bahwa pihaknya menerapkan standar penilaian yang sangat ketat untuk memastikan kualitas perwakilan Sultra di tingkat nasional.

“Mereka tidak hanya dilatih secara fisik, tetapi juga ditempa mental kepemimpinannya agar siap menjadi agen perubahan (agent of change). Sinergi dengan MPR RI ini adalah investasi jangka panjang untuk menyiapkan calon pemimpin masa depan,” pungkas Rahmat.

Ajang LKBB-PB tahun ini ditutup dengan kemenangan SMAN 1 Kendari sebagai Juara 1, disusul SMAN 2 Baubau dan SMAN 1 Kolaka Utara di posisi kedua dan ketiga. Program ini direncanakan akan menjadi agenda nasional tetap guna menjangkau Generasi Z di 38 provinsi secara masif.

65 / 100 Skor SEO