Tel Aviv – Serangan udara kembali dilancarkan oleh Iran ke wilayah Tel Aviv, di tengah meningkatnya ketegangan konflik dengan Israel dan keterlibatan Amerika Serikat.
Serangan tersebut terjadi setelah Amerika Serikat mengklaim tengah membuka dialog dengan Teheran untuk meredakan konflik yang semakin memanas.
Berdasarkan laporan dari Reuters, beberapa bangunan di Tel Aviv mengalami kerusakan akibat hantaman rudal dan pecahan peluru yang jatuh di kawasan permukiman.
4 Titik Terdampak, Korban Luka
Juru bicara layanan medis darurat nasional Israel, Magen David Adom (MDA), Zaki Heller, menyebut sedikitnya empat lokasi di kota tersebut terdampak serangan.
“Sebanyak enam orang dilaporkan mengalami luka ringan,” ujarnya.
Tim penyelamat langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban tambahan. Hingga saat ini, operasi pencarian masih terus berlangsung.
Puing Berserakan, Mobil Hancur
Di salah satu lokasi terdampak, petugas darurat dan kepolisian terlihat memenuhi jalan yang dipenuhi puing-puing bangunan.
Sejumlah kendaraan mengalami kerusakan parah, bahkan ada yang terbalik akibat dampak ledakan.

Situasi di lokasi kejadian disebut cukup mencekam dengan aktivitas penyelamatan yang terus dilakukan di tengah reruntuhan.
Serangan Balasan Iran Meluas
Serangan ini merupakan bagian dari aksi balasan Iran yang sebelumnya juga meluncurkan drone dan rudal ke sejumlah wilayah yang berkaitan dengan kepentingan militer AS di kawasan.
Selain Israel, beberapa negara seperti Yordania, Irak, dan kawasan Teluk juga disebut menjadi target serangan, yang berdampak pada kerusakan infrastruktur, korban jiwa, serta gangguan terhadap pasar global dan penerbangan internasional.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi lebih lanjut terkait eskalasi terbaru konflik tersebut. (red)












Tinggalkan Balasan