Jakarta – Distribusi paket Menu Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah ditemukan pembagian lele mentah kepada penerima manfaat di SMA Negeri 2 Pamekasan.

Paket tersebut dibagikan dalam program MBG edisi Ramadan dan langsung ditolak oleh pihak sekolah.

Dapur umum yang mendistribusikan paket tersebut adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamekasan Pademawu Buddagan.

Sebanyak 1.022 porsi berisi lele mentah termarinasi, dua potong tempe, dan tahu dibawa ke sekolah, namun tidak diterima karena dinilai tidak layak konsumsi.

Kepala SMA Negeri 2 Pamekasan, Moh Arifin, mengatakan pihak sekolah menolak paket tersebut karena khawatir terhadap keamanan makanan bagi siswa.

“Diperkirakan jam 12.00 membusuk dan merusak makanan yang lain,” kata Arifin, Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, kualitas makanan yang dibagikan tidak memenuhi standar keamanan. Bahkan, pihak sekolah menemukan lele yang masih dalam kondisi mentah dengan kumis yang masih utuh.

“Buktinya masih mentah lelenya, bahkan kumis lelenya masih utuh,” ujarnya.

Ahli gizi dari SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan, Fikri Kuttawakil, mengatakan penggunaan lele mentah termarinasi sudah dipertimbangkan dari sisi gizi.

Menurutnya, lele sengaja tidak dimasak agar kandungan gizinya tetap terjaga dan dapat menambah asupan protein bagi penerima manfaat.

“Dimarinasi agar lele bisa bertahan sampai satu hari,” ujarnya.

Ia menjelaskan dapur umum tersebut melayani sekitar 3.329 penerima manfaat setiap hari, mulai dari siswa SMA/SMK/MA, SMP/MTs, PAUD/TK, SLB, tenaga pendidik, hingga kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah Pamekasan.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menegaskan pembagian lele mentah tidak sesuai dengan petunjuk teknis program MBG.

“Menu MBG lele mentah menyalahi petunjuk teknis,” kata Dadan.

Dalam pedoman penyelenggaraan MBG selama Ramadan, menu yang dibagikan seharusnya berupa makanan praktis, siap makan, atau tahan lama, seperti abon, kurma, telur rebus, atau buah.

Namun Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan lele mentah tersebut sebenarnya diperuntukkan untuk dimasak saat berbuka puasa.

“Itu kan dibawa pulang, digoreng di rumah,” ujarnya.

Ia juga menambahkan paket MBG yang disiapkan tidak hanya berisi lele mentah. Dalam satu paket juga terdapat telur rebus, tempe, tahu, roti pizza, susu full cream, dan buah naga.

Menurutnya, video yang beredar di media sosial hanya menampilkan sebagian isi paket karena pihak sekolah menolak menurunkan makanan dari kendaraan distribusi. (red)

14 / 100 Skor SEO