KOLAKA, – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Kadin Sulawesi Tenggara (Sultra) mempertegas komitmennya dalam mengawal agenda ekonomi pemerintah daerah.
Hal ini diwujudkan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) dan pemeriksaan kesehatan gratis hasil kolaborasi dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka.
Kegiatan strategis ini mendapatkan dukungan penuh dari Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, sebagai bagian dari upaya nyata menekan angka inflasi di wilayah tersebut.

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, melalui Wakil Ketua Kadin Sultra, Sastra Alamsyah, menegaskan bahwa Kadin Sultra berdiri tegak mendukung seluruh program ekonomi kerakyatan yang dicanangkan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara.
“Ketua Kadin Sultra, Bapak Anton Timbang, menyampaikan bahwa Gubernur Sultra sangat mendukung penuh GPM ini. Sejalan dengan itu, Kadin Sultra berkomitmen mendukung penuh seluruh program ekonomi kerakyatan Gubernur Sulawesi Tenggara demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Anoa,” ujar Sastra Alamsyah di lokasi kegiatan di Pomaala, Sabtu 7 Februari 2026.
Sastra menambahkan bahwa sinergi antara Kadin dan Pemprov Sultra merupakan kunci utama agar program-program yang bersentuhan langsung dengan daya beli masyarakat dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.


Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Andi Yuslim Patawari (AYP), menjelaskan bahwa aksi sosial di Kecamatan Pomalaa ini adalah bentuk implementasi dari semangat kolaborasi.
Selain distribusi pangan dengan harga subsidi, masyarakat juga mendapatkan akses layanan kesehatan gratis.
“Kadin bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) melakukan kegiatan sosial ini di Kolaka atas arahan dan sinergi bersama para stakeholder. Ada Pak Camat yang mendampingi kita atas arahan Bupati Kolaka. Semoga acara ini bisa bermanfaat,” ujar AYP.
AYP menekankan pentingnya pola kerja sama yang menyatu atau inkorporatif antara organisasi pengusaha, komunitas hobi seperti IMI, dan pemerintah.
“Kadin Indonesia kini bekerja sama aktif untuk membantu masyarakat dan memajukan daerah. Inilah gunanya kolaborasi, Kadin Indonesia inkorporatif,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Kadin Kolaka, Hj. Vebrianti mengungkapkan bahwa 12.000 paket kebutuhan pokok yang terdiri dari beras, gula pasir, dan minyak goreng telah disiapkan untuk disalurkan kepada warga.
Fokus distribusi di Kecamatan Pomalaa dilakukan mengingat status wilayah ini sebagai kawasan industri yang memiliki dinamika ekonomi tinggi.
Intervensi harga dianggap perlu untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat setempat di tengah tren kenaikan harga pangan.
“Saat ini inflasi di Kolaka sedang naik. Di sinilah peran Kadin hadir sebagai mitra sejajar pemerintah. Jika Bupati mengatur birokrasi, maka Kadin mengayomi pengusaha untuk bersama-sama mencari solusi ekonomi bagi daerah,” jelas Vebrianti.
Aksi kolaborasi antara Kadin, IMI, dan Pemerintah Provinsi Sultra ini diharapkan terus berlanjut guna memastikan penguatan ekonomi kerakyatan tetap terjaga di seluruh pelosok Sulawesi Tenggara. (red)


Tinggalkan Balasan