PERDETIKNEWS, KENDARI – Genap setahun dipimpin Siska Karina Imran-Sudirman, Kota Kendari catat lonjakan signifikan di berbagai indikator makro.
IPM naik ke 86,36%, posisi 6 terbaik nasional, sementara angka kemiskinan terendah se-Sulawesi!
Terletak di pesisir timur Sulawesi dengan luas 271,76 km², Kendari yang terdiri dari 11 kecamatan dan 65 kelurahan ini makin padat.
Data 2026 mencatat jumlah penduduk naik 5.000-an jiwa menjadi 375.829 dari 371.000 di 2024. Jumlah kepala keluarga juga melonjak dari 113.000-an menjadi 116.592 KK.
Siska menegaskan komitmen “Mewujudkan Kota Kendari layak huni, maju, berdaya saing, adil, sejahtera, dan berkelanjutan” melalui lima misi strategis:
SDM berkualitas dan berkarakter
Pemerintahan berorientasi pelayanan, inovasi, dan digitalisasi
Perlindungan sosial adaptif dan transformasi sosial

Infrastruktur tanggap bencana dan ramah lingkungan
Ekonomi kokoh berkeadilan berbasis komoditas unggulan
Prestasi gemilang tercatat di Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dari 85,97% di 2024, IPM Kendari naik ke 86,36% di 2025.
Tiga pilar penilaian—kesehatan, pendidikan, dan ekonomi—semuanya menunjukkan tren positif.
“Alhamdulillah Kendari menduduki posisi keenam se-Indonesia untuk IPM,” ujar Siska Karina Imran bangga.
Tak hanya IPM, pertumbuhan ekonomi Kendari juga menanjak meski tipis. Tren positif ini berlanjut lima tahun terakhir.
Yang paling membanggakan? Angka kemiskinan turun drastis! Berdasarkan data BPS dan Kemendagri, Kendari kini jadi kota dengan kemiskinan terendah nomor satu se-Sulawesi.
“Semua ini bukan kerja individu, tapi sinergi seluruh elemen masyarakat,” tegas Wali Kota Siska. (red)


Tinggalkan Balasan