KOLAKA – Kisruh lahan kebun seluas 20,5 hektare di Desa Pesouha, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, antara Ramli dan Perusda Aneka Usaha Kolaka, telah memasuki babak baru. Laporan dugaan penipuan yang dilayangkan Ramli kini berada dalam penyelidikan Satreskrim Polres Kolaka.

Namun, kepolisian menyarankan Ramli dan kuasa hukumnya untuk menempuh jalur perdata terlebih dahulu. Alasannya, pelapor tak bisa menunjukkan alas hak atas tanahnya. Hal ini disampaikan Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Kolaka, Iptu Dwi Arif.

“Perkaranya diarahkan ke perdata dulu, karena H. Ramli selaku pelapor didampingi PH-nya tidak dapat menunjukkan alas hak atas tanahnya,” terang Iptu Dwi Arif.

Perwira tersebut menjelaskan bahwa penyelesaian di Pengadilan Negeri (PN) akan memberikan kepastian hukum. Putusan perdata, lanjutnya, bisa menjadi pijakan jika nantinya ditemukan unsur pidana.

“Dengan menggugat perdata di PN akan mendapatkan kepastian hukum. Putusan perdata dijadikan dasar untuk perbuatan pidananya,” tegasnya.

Meski demikian, Polres Kolaka tetap membuka pintu perdamaian. Jika kedua belah pihak bisa mencapai kesepakatan, jalur damai selalu menjadi prioritas.

Iptu Dwi Arif menambahkan, kepolisian terus memonitor potensi gejolak di lokasi sengketa. Ia juga berharap semua pihak bisa menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di Bumi Anoa.

Sebelumnya, Ramli melaporkan dugaan penipuan lantaran janji kompensasi 1 Dolar AS per ton ore nikel dari Perusda tak kunjung cair sejak 2018.

Laporan ini muncul setelah dua kali somasi yang dilayangkan Ramli via kuasa hukumnya, Didit Hariadi, SH, tak digubris Perusda.

Bola panas sengketa lahan ini kini ada di tangan pengadilan perdata, setelah rekomendasi dari pihak kepolisian. (red)

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
20 / 100 Skor SEO