KONAWE KEPULAUAN – Tim SAR memperluas area pencarian penumpang kapal Pelni KM Nggapulu yang dilaporkan terjatuh di perairan Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sulawesi Tenggara (Sultra). Memasuki hari kelima, Minggu (18/10/2026), penyisiran dilakukan hingga radius 30 nautical mile (NM) atau mil laut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin, mengatakan hingga Minggu sore, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Korban diketahui bernama Sian Servit Kembau (51), warga Kecamatan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut).
“Penyisiran dilakukan dengan menyisir seluas 30 NM dan pemapelan masih dilaksanakan tim dari instansi SROP Kendari dan SROP Baubau serta PT Pelni Cabang Kendari,” terang Amiruddin dalam keterangan resminya.
Ia menambahkan, operasi pencarian yang dilakukan Tim Rescue KPP Kendari hingga pukul 16.30 Wita belum membuahkan hasil.
“Hingga memasuki pukul 16.30 Wita pencarian yang dilakukan oleh Tim Rescue KPP Kendari dengan hasil nihil,” sambungnya.
Meski belum menemukan korban, tim SAR akan melanjutkan operasi pencarian pada hari berikutnya.
“Akan dilanjutkan kembali besok pagi,” ujarnya.
Sebelumnya, Sian Servit Kembau dilaporkan terjatuh dari kapal Pelni KM Nggapulu saat berlayar di sekitar perairan Wawonii, Konkep, pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 23.20 Wita. Saat itu, kapal sedang menempuh rute Bitung–Jakarta.
Pihak kapal sempat melakukan pencarian selama kurang lebih dua jam setelah kejadian. Namun, upaya tersebut belum berhasil menemukan korban.
Selanjutnya, pada Rabu (14/10/2026) pukul 06.45 Wita, menantu korban bernama Desi melaporkan kejadian tersebut ke Kantor KPP Kendari agar pencarian dapat dilanjutkan oleh tim SAR.




Tinggalkan Balasan