Wakatobi – Warga digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di jalan menuju Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Wangiwangi, Kelurahan Mandati III, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (19/8/2026) pagi.

Peristiwa itu kemudian diunggah oleh sejumlah akun media sosial, salah satunya akun Facebook Aty Damrestu. Berdasarkan keterangan yang ditulisnya, pemilik akun menduga pria tersebut merupakan korban pembunuhan.

“Ya Allah kejadian tragis pembunuhan terjadi di jalur SMA 2,” ujarnya melalui unggahan tersebut.

Warga berkerumun di lokasi penemuan mayat pria berinisial E di jalan menuju SMA Negeri 2 Wangiwangi, Kelurahan Mandati III, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi.
Warga berkerumun di lokasi penemuan mayat pria berinisial E di jalan menuju SMA Negeri 2 Wangiwangi, Kelurahan Mandati III, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi. Foto: Istimewa. (19/8/2026).

Dalam unggahannya itu, tampak warga berkerumun memadati lokasi penemuan mayat.

Dari sebuah foto yang diterima Kendariinfo, mayat pria berinisial E, pemuda yang berdomisili di Kelurahan Mandati II, terlihat tergeletak dalam posisi telungkup di pinggir jalan.

Saat ditemukan, E masih mengenakan pakaian lengkap berupa baju lengan pendek dan celana panjang. Telapak kakinya tampak berpasir dan tidak memakai sandal.

Pada bagian tangannya masih membekas darah segar. Sementara itu, di bagian kepala, darah melumuri seisi wajahnya. Pada bagian pipi juga terlihat sebuah luka yang mengakibatkan pipinya sedikit sobek.

Selain itu, terdapat korban lain berinisial JS, pemuda asal Desa Numana. JS kabarnya ditemukan di lokasi berbeda, yakni jalan poros menuju Desa Wungka. Korban beridentitas laki-laki itu pun diketahui telah meninggal dunia.

Tak hanya itu, terdapat satu korban pria lainnya berinisial A yang saat ini disebut masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wakatobi.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Wakatobi, AKBP I Gusti Putu Adi Wirawan, mengatakan terduga pelaku yang diamankan sementara berjumlah tiga orang. Adapun motif pembunuhan yang dilakukan masih sementara didalami oleh pihak kepolisian.

“Masih didalami. Sementara baru tiga orang diamankan,” ujarnya kepada Kendariinfo, Rabu (19/8).

sumber: kendari.info