KONAWE – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di jalan umum Wawotobi–Meluhu, tepatnya di Kelurahan Lalosabila, yang merenggut nyawa seorang balita berusia dua tahun. Insiden nahas ini melibatkan satu unit mobil dump truck Mitsubishi Fuso dengan mobil Honda Brio.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Konawe, Ipda Syahrir, menjelaskan bahwa peristiwa tragis tersebut terjadi saat kedua kendaraan melintas di persimpangan jalan.
“Kecelakaan melibatkan mobil dump truck Mitsubishi Fuso Colt Diesel DT 9660 AA dengan mobil Honda Brio DW 1464 EZ,” ujar Ipda Syahrir.
Ia memaparkan, kronologi bermula saat dump truk yang dikemudikan oleh Kisran (31) bergerak dari arah utara (Meluhu) menuju selatan (Wawotobi). Setibanya di perempatan, truk tersebut menghantam bagian samping kiri mobil Honda Brio yang dikemudikan Dedof Indra Agung B (35) yang melaju dari arah barat (Unaaha) menuju timur (Kendari).
Dampak benturan keras tersebut mengakibatkan pengemudi serta tiga penumpang di dalam mobil Honda Brio mengalami luka serius. Salah satu penumpang, balita bernama Dzakira El Shofa Buburanda (2), mengalami luka robek di kepala, pipi kiri, serta patah bahu kanan dan kiri. Nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Konawe.
Berikut rincian korban lainnya:
Kisran (31/Sopir Truk): Mengalami bengkak di paha kiri dan nyeri di dada.
Dedof Indra Agung B (35/Sopir Brio): Mengalami luka robek pada lutut kiri dan betis kiri.
Indrimiarti Moita (30/Penumpang Brio): Mengalami sakit di lengan kiri.
Rahmi Nursifa Moita (25/Penumpang Brio): Mengalami sakit di paha kiri dan leher belakang.
Kerugian material akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp20 juta. Pihak kepolisian segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mencatat keterangan saksi, dan menggambar sketsa kejadian.
“Kami telah mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan ke Pos Lantas Polres Konawe untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut,” tutup Ipda Syahrir. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan untuk menentukan apakah terdapat unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.




Tinggalkan Balasan