KENDARI, PERDETIKNEWS.COM — Pesan WhatsApp yang belum terbalas menjadi bagian dari pembicaraan tentang akses wartawan kepada Wali Kota Kendari Siska Karina Imran.

Ketika muncul pemberitaan mengenai sulitnya meminta konfirmasi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari, Sahuriyanto, memberikan penjelasan.

Ia menegaskan bahwa pintu komunikasi wali kota tetap terbuka, termasuk bagi wartawan yang ingin mengonfirmasi informasi dan kebijakan pemerintah daerah.

“Wali Kota sangat terbuka dengan siapa pun. Tidak pernah ada blokir dengan siapa pun,” kata Sahuriyanto, Kamis (22/10/2026), sebagaimana diberitakan KORANHeadline.com.

Bagi Sahuriyanto, keterbukaan itu perlu dipahami bersama dengan waktu yang dibutuhkan seseorang untuk merespons pesan. Ia meminta komunikasi melalui saluran pribadi dilihat secara proporsional.

Menurutnya, pertanyaan yang belum dijawab atau pesan yang belum dibalas tidak serta-merta berarti akses kepada media ditutup. Wali kota juga memiliki ruang pribadi yang perlu dihormati.

Dalam komunikasi tersebut, Sahuriyanto mengatakan, Siska dapat menentukan kapan menjawab pertanyaan atau membalas pesan WhatsApp yang diterimanya.

“Jadi mari kita hargai itu,” ujarnya.

Sahuriyanto berharap penjelasan itu dapat menjaga hubungan baik antara Pemerintah Kota Kendari dan insan pers.

Ia mengajak kedua pihak merawat komunikasi dengan saling memahami kebutuhan konfirmasi sekaligus menghormati waktu dan ruang pribadi.

Menurutnya, keterbukaan informasi dan komunikasi yang sehat menjadi bagian penting agar informasi mengenai pemerintah daerah tetap tersampaikan kepada masyarakat.

Editor: Ixan

Tag: Pemkot Kendari, Sahuriyanto, Siska Karina Imran