Kendari – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) memanfaatkan aplikasi REMILA sebagai sarana digitalisasi surveilans kesehatan remaja guna memperkuat upaya pencegahan stunting di daerah tersebut.si muda yang lebih sehat, bebas anemia, dan terbebas dari ancaman stunting di masa depan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kota Baubau Djainuddin Ishak di Kendari, Kamis, mengatakan bahwa pemanfaatan aplikasi tersebut dievaluasi melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) untuk memantau progres pencatatan dan pelaporan hasil pelayanan kesehatan remaja di Posyandu maupun sekolah.

“Data yang terkumpul nantinya akan dianalisis, diinterpretasikan, dan didiseminasikan sebagai baseline data. Informasi tersebut menjadi pijakan penting dalam perumusan kebijakan intervensi gizi terpadu guna memutus rantai stunting sejak usia remaja,” kata Djainuddin.

Ia menyebutkan bahwa penerapan aplikasi REMILA atau remaja milenial sehat tersebut diharapkan mampu menghasilkan data akurat mengenai status gizi remaja, prevalensi anemia, kurang energi kronis (KEK), serta tingkat kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (TTD).

“Kegiatan monev penelitian terapan unggulan perguruan tinggi bertajuk Surveilans Kesehatan Remaja di Posyandu Menggunakan Aplikasi REMILA sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Kota Baubau,” ujarnya.

Dia mengungkapkan bahwa monev ini melibatkan para pemegang program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) dari seluruh puskesmas se-Kota Baubau, serta tim kerja bidang kesmas yang membidangi gizi dan kesehatan ibu dan anak (KIA) Dinas Kesehatan Kota Baubau.

“Melalui integrasi data surveilans digital ini, intervensi dini terhadap status kesehatan calon orang tua di Kota Baubau diharapkan dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan,” ungkap Djainuddin Ishak.

Ia menambahkan bahwa langkah inovatif ini mendapat sambutan hangat dari para tenaga kesehatan dan kader di lapangan karena kehadiran teknologi REMILA dinilai sangat mempermudah proses pemantauan kesehatan remaja secara akurat dan efisien.

Pemerintah Kota Baubau optimistis bahwa sinergi kuat antara akademisi, tenaga medis, dan masyarakat ini akan membawa dampak positif yang signifikan dalam menciptakan generasi.

sumber: Antara News Sultra

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
61 / 100 Skor SEO