KONAWE, PERDETIKNEWS.COM – Penantian panjang masyarakat Desa Langgea, Kecamatan Padangguni, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, terhadap peningkatan jalan akhirnya terjawab.

Setelah dinantikan sejak awal program transmigrasi pada 1982, akses masyarakat melalui ruas Matanggorai-Aleuti kini telah mendapatkan penanganan.

Pekerjaan Penanganan Long Segmen Jalan Matanggorai-Aleuti sepanjang 1,958 kilometer tersebut telah mencapai progres 100 persen.

Proyek dengan nilai kontrak Rp6,975 miliar itu dikerjakan oleh CV Rezki Sarana Konstruksi menggunakan anggaran APBD Kabupaten Konawe Tahun Anggaran 2026.

Masa pelaksanaan pekerjaan tercatat mulai 11 Mei hingga 6 November 2026. Namun, berdasarkan keterangan pengawas pekerjaan, pekerjaan fisik telah diselesaikan lebih cepat dari batas akhir kontrak.

Pengawas pekerjaan, Irwan, mengatakan penyelesaian pekerjaan telah mencapai 100 persen.

“Iya, pekerjaan lebih cepat selesai dari waktu pelaksanaan di kontrak yakni sampai tanggal 6 November 2026,” kata Irwan.

Meski pekerjaan fisik telah rampung, proses PHO atau serah terima pertama pekerjaan belum dilakukan.

Pantauan Perdetiknews di Lokasi

Pantauan Perdetiknews di lokasi, kondisi ruas jalan yang telah ditangani terlihat lebih baik dengan permukaan jalan yang telah selesai dikerjakan.

Marka jalan juga telah terlihat pada sejumlah titik. Pekerja masih melakukan penyelesaian marka di beberapa bagian ruas.

Pantauan di sejumlah titik, mulai STA 0+900 hingga STA 1+600, menunjukkan pekerjaan jalan telah tertangani dan marka tengah maupun marka tepi telah dikerjakan pada sejumlah bagian.

Ruas jalan tersebut berada di kawasan permukiman masyarakat Desa Langgea. Aktivitas warga terlihat berlangsung di sepanjang jalan yang kini memiliki akses lebih baik.

Pengawas pekerjaan, Irwan, mengatakan kondisi jalan setelah pekerjaan sangat baik dan tidak lagi menimbulkan debu seperti sebelumnya.

“Kondisi jalan sangat bagus dan tidak berdebu. Selain itu juga jadi tempat olahraga pagi bagi penduduk sekitarnya,” ujarnya.

Sempat Hadapi Kendala Material

Dalam proses pengerjaan, pelaksana juga menghadapi kendala ketersediaan material sirtu.

Irwan mengatakan material sirtu sempat sulit diperoleh karena adanya penutupan quarry sirtu oleh kepolisian.

“Kendalanya material sirtu yang sulit didapatkan di lokasi karena adanya penutupan quarry sirtu oleh Polres,” katanya.

Meski terdapat kendala tersebut, pekerjaan dapat diselesaikan sebelum batas akhir masa kontrak.

Proyek tersebut juga melibatkan sekitar 40 tenaga kerja, dengan sebagian di antaranya merupakan masyarakat lokal.

Warga Rasakan Perubahan

Perubahan kondisi jalan turut dirasakan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

Rusdi, warga Konawe, mengatakan akses jalan yang telah mendapatkan penanganan kini lebih nyaman digunakan masyarakat.

“Kalau jalan sudah bagus seperti ini, tentu masyarakat lebih nyaman melintas. Mudah-mudahan ruas yang masih belum teraspal juga bisa dilanjutkan,” ujar Rusdi.

Menurutnya, kondisi jalan yang lebih baik memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang menggunakan akses tersebut dalam aktivitas sehari-hari.

Kades: Penantian Sejak 1982 Terjawab

Kepala Desa Langgea, Suharto Handoko, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Konawe, DPRD Konawe, Kecamatan Padangguni dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jalan tersebut.

Menurut Suharto, pembangunan jalan ini merupakan sesuatu yang telah lama dinantikan masyarakat.

“Kami sebagai pemerintah dan masyarakat Desa Langgea merasa bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati, DPRD Kabupaten Konawe, Camat Padangguni dan semua stakeholder yang telah merealisasikan pengaspalan jalan Desa Langgea,” kata Suharto.

Ia mengatakan, penantian masyarakat terhadap pengaspalan jalan telah berlangsung sejak awal transmigrasi.

“Pengaspalan di Desa Langgea ini telah ditunggu sejak awal transmigrasi pada tahun 1982 dan akhirnya terjawab pada tahun ini,” ujarnya.

Suharto berharap pembangunan jalan dapat terus dilanjutkan pada bagian ruas yang belum tertangani.

Ia secara khusus berharap pengaspalan dapat dilanjutkan dari Asolu menuju objek wisata Batu Lapis di Desa Gsriida.

“Harapan kami sebagai masyarakat ada lagi pengaspalan lanjutan mulai dari Asolu menuju objek wisata Batu Lapis di Desa Gsriida,” katanya.

Masih Ada Ruas yang Membutuhkan Penanganan

Meskipun paket pekerjaan Matanggorai-Aleuti sepanjang 1,958 kilometer telah mencapai 100 persen, masih terdapat bagian jalan sebelum dan sesudah lokasi pekerjaan yang belum tertangani.

Menurut Irwan, sebagian besar bagian tersebut masih belum teraspal dan belum masuk dalam proses tender.

Artinya, penyelesaian paket yang dikerjakan CV Rezki Sarana Konstruksi telah memberikan peningkatan pada bagian ruas yang masuk dalam kontrak, sementara kebutuhan penanganan pada ruas lainnya masih menjadi pekerjaan lanjutan pemerintah.

Bagi masyarakat Langgea, rampungnya paket pekerjaan ini menjadi jawaban atas penantian panjang yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Kini, harapan berikutnya adalah bagaimana konektivitas jalan tersebut dapat terus dilanjutkan sehingga akses masyarakat, termasuk menuju kawasan wisata Batu Lapis, semakin terbuka.

Editor: Ixan

Polling Lainnya di Sulawesi Tenggara
Lihat Semua Polling →
Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
14 / 100 Skor SEO