KONAWE SELATAN, PERDETIKNEWS.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Perhubungan terus mendorong peningkatan infrastruktur transportasi dengan merevitalisasi sisi darat Pelabuhan Penyeberangan Amolengo di Kabupaten Konawe Selatan.
Paket pekerjaan dengan Kode RUP 67512949 tersebut memiliki nilai pagu sebesar Rp6.900.838.000 dan menggunakan jenis kontrak harga satuan. Data pengadaan mencatat tender ini diikuti sebanyak 104 peserta.
Dalam hasil pemilihan yang Anda lampirkan, CV Harapan Utama tercatat sebagai pemenang dengan harga penawaran sekaligus harga terkoreksi sebesar Rp5.589.960.000. Perusahaan tersebut beralamat di Jl. Imam Bonjol No.20, Baubau, Sulawesi Tenggara.
Nilai penawaran tersebut sekitar Rp1,31 miliar lebih rendah dari pagu, atau sekitar 19 persen di bawah pagu anggaran.
104 Peserta Ikut Berkompetisi
Tingginya jumlah peserta menjadi salah satu catatan dalam proses tender revitalisasi Pelabuhan Amolengo. Sebanyak 104 peserta tercatat mengikuti proses pemilihan.
Dari daftar penawaran yang tersedia, CV Harapan Utama mengajukan Rp5.589.960.000. Berikutnya CV Fadhel Mitra Konstruksi sebesar Rp5.666.000.000 dan CV Putera Sijawangati sebesar Rp5.731.400.714,01.
Sementara itu, CV Aziza tercatat mengajukan Rp5.520.670.000, tetapi data evaluasi menyebut penawarannya berada di bawah 80 persen nilai HPS dan terdapat persoalan pada pengalaman personel Ahli K3 Konstruksi yang tidak sesuai dengan dokumen pemilihan.
Data evaluasi juga menunjukkan terdapat peserta yang tidak dievaluasi lebih lanjut karena telah diperoleh tiga penawar terendah yang memenuhi persyaratan administrasi, kualifikasi, teknis dan harga.
Masa Sanggah Sebelum Kontrak
Berdasarkan data SPSE, tahapan tender saat ini tercatat berada pada Masa Sanggah.
Sesuai jadwal yang Anda berikan, masa sanggah berlangsung hingga 4 September 2026 pukul 12.00. Setelah itu, proses dijadwalkan berlanjut ke Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa pada 7–8 September 2026, kemudian penandatanganan kontrak dijadwalkan pada 8–14 September 2026.
Dengan demikian, meskipun CV Harapan Utama tercatat sebagai pemenang dalam data yang diberikan, tahapan pascapengumuman tetap perlu dilalui sesuai jadwal pengadaan.
Revitalisasi Sisi Darat Pelabuhan Penyeberangan Amolengo merupakan pekerjaan konstruksi yang berlokasi di Pelabuhan Penyeberangan Amolengo, Kabupaten Konawe Selatan.
Waktu pelaksanaan ditetapkan selama 120 hari kalender dengan jenis kontrak harga satuan.
Paket ini juga diperuntukkan bagi usaha kualifikasi kecil. Persyaratan kualifikasi antara lain mencakup SBU BS011 yang masih berlaku, NIB yang sesuai dan berlaku, status kewajiban perpajakan yang valid, serta persyaratan kapasitas hukum perusahaan.
Untuk aspek teknis, peserta diwajibkan memiliki pengalaman pekerjaan konstruksi dalam empat tahun terakhir dan memperhitungkan Sisa Kemampuan Paket (SKP).
Revitalisasi sisi darat Pelabuhan Penyeberangan Amolengo diharapkan dapat memperkuat fasilitas pendukung transportasi penyeberangan di wilayah Konawe Selatan.
Dengan nilai pekerjaan lebih dari Rp6,9 miliar dan waktu pelaksanaan 120 hari kalender, tahap berikutnya menjadi penting untuk memastikan pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, jadwal dan kontrak.
Di sisi pengadaan, jumlah peserta yang mencapai 104 perusahaan menunjukkan kompetisi yang cukup luas dalam proses pemilihan penyedia.
Sementara dari sisi anggaran, penawaran CV Harapan Utama sebesar Rp5.589.960.000 berada di bawah pagu Rp6.900.838.000.
Namun, keberhasilan proyek nantinya tidak hanya diukur dari nilai penawaran. Kualitas pekerjaan, ketepatan waktu dan kesesuaian hasil pembangunan dengan spesifikasi teknis tetap menjadi hal utama yang perlu dikawal.
Perdetiknews.com akan mengikuti perkembangan Revitalisasi Sisi Darat Pelabuhan Penyeberangan Amolengo hingga penandatanganan kontrak dan pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Sumber: SPSE
Editor: Ixan




Tinggalkan Balasan