Muna – Sejumlah pagar besi yang berada di kawasan Alun-Alun Kota Raha, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Raha I, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) memprihatinkan. Sejumlah pagar besi yang terpasang di kawasan tersebut hilang setelah diduga dicabut oleh orang tidak bertanggung jawab.

Pantauan Kendariinfo pada Rabu (19/8/2026), terlihat sejumlah bagian pagar besi yang sebelumnya terpasang di sekitar kawasan alun-alun sudah tidak berada di tempatnya. Beberapa titik bahkan tampak menyisakan bagian pagar yang terputus atau bekas dudukan besi.

Kondisi tersebut membuat pagar pembatas di kawasan alun-alun terlihat tidak utuh. Hilangnya sejumlah pagar itu juga memunculkan dugaan bahwa besi tersebut sengaja dicabut dan dibawa pergi.

Salah seorang warga, Ashar, mengaku prihatin melihat kondisi fasilitas umum tersebut. Menurutnya, pagar yang terpasang di kawasan alun-alun seharusnya dijaga karena merupakan fasilitas yang diperuntukkan bagi masyarakat.

“Miris kita lihat, pagar besi ini banyak yang sudah tidak ada. Ada yang dicabut, kita juga tidak tahu siapa yang ambil,” kata Ashar saat ditemui di lokasi.

Ia mengatakan, kondisi tersebut cukup memprihatinkan apabila benar pagar besi tersebut sengaja diambil untuk kepentingan pribadi.

“Kalau memang dicabut kemudian dibawa, berarti ada yang berani mengambil fasilitas umum. Ini kan fasilitas untuk masyarakat,” ujarnya.

Ashar berharap pemerintah maupun pihak terkait dapat segera mengecek kondisi pagar di seluruh kawasan Alun-Alun Kota Raha. Selain itu, ia meminta agar fasilitas yang hilang dapat ditelusuri dan kawasan tersebut kembali ditata.

Hilangnya sejumlah pagar besi tersebut menjadi perhatian karena Alun-Alun Kota Raha merupakan salah satu ruang publik yang kerap digunakan masyarakat untuk beraktivitas.

sumber: kendari info