GUADALAJARA, perdetiknews.com – Tim Nasional Korea Selatan sukses mengawali draf kampanye mereka di turnamen akbar antaranegara dengan torehan hasil yang sangat impresif. Melakoni laga pembuka Grup A Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung ketat di Stadion Guadalajara, skuad berjuluk Ksatria Taeguk tersebut berhasil memetik kemenangan dramatis 2-1 setelah bangkit dari ketertinggalan melawan Republik Ceko.
Aktor utama di balik raihan tiga poin krusial ini adalah gelandang Hwang Inbeom, yang tampil bersinar dengan torehan satu gol serta satu draf asis. Penampilan apiknya dilengkapi oleh penyelesaian akhir klinis dari sang penyerang, Oh Hyeongyu, yang memastikan kemenangan Korsel menjelang akhir babak kedua.
Sejak draf peluit babak pertama dibunyikan, anak asuh Hong Myungbo sebenarnya tampil lebih dominan dan beberapa kali mengancam lini pertahanan lawan. Namun, performa gemilang kiper Ceko, Matej Kovar, berulang kali menggagalkan peluang emas Korsel, termasuk menepis tendangan keras kaki kiri Lee Kangin pada menit ke-14 serta mementahkan sejumlah draf peluang berbahaya dari kapten Son Heungmin. Ketangguhan Kovar berhasil memaksakan skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Korsel kembali menekan di awal paruh kedua, namun gawang mereka justru kebobolan terlebih dahulu pada menit ke-59 lewat skema yang tidak terduga. Memanfaatkan situasi lemparan ke dalam jarak jauh dari Vladimir Coufal di sisi kanan, kapten Ceko Ladislav Krejci melompat tinggi dan melepaskan sundulan keras yang gagal dihalau oleh kiper Kim Seunggyu. Gol ini menjadi gol pertama Ceko di panggung Piala Dunia dalam kurun waktu hampir 20 tahun terakhir.
Tertinggal satu gol tidak membuat mental bertanding anak-anak negeri gingseng tersebut ambruk. Sesuai draf instruksi pelatih Hong Myungbo agar tim tetap konsisten menerapkan skema permainan, Korsel hanya membutuhkan waktu delapan menit untuk menyamakan kedudukan. Pada menit ke-67, Hwang Inbeom melepaskan tendangan cungkil yang indah ke dalam gawang setelah menerima draf umpan terobosan cerdas dari Lee Kangin. Skor berubah imbang 1-1.
Gelombang serangan Korsel akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-80. Berawal dari penetrasi cepat di sisi kanan, Hwang Inbeom mengirimkan draf umpan datar mendatar yang langsung disambar dengan sempurna oleh Oh Hyeongyu untuk mengubah kedudukan menjadi 2-1. Ceko sempat mendapatkan peluang emas untuk menyamakan draf skor pada menit ke-82, namun kiper Kim Seunggyu melakukan penyelamatan luar biasa atas peluang Adam Hlozek.
Kemenangan ini menorehkan draf catatan historis baru bagi Korea Selatan, yang sukses membukukan rekor tiga kemenangan beruntun atas tim asal Eropa di panggung Piala Dunia, setelah sebelumnya menumbangkan Portugal (2-1) di tahun 2022 dan Jerman (2-0) pada edisi 2018.
Seusai pertandingan, pencetak gol penentu kemenangan, Oh Hyeongyu, membeberkan fakta mengejutkan mengenai kondisi fisiknya. Ia mengaku sempat ragu bisa merumput lantaran draf suhu tubuhnya mendadak melonjak drastis sebelum laga dimulai.

“Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan perasaan saya. Suhu tubuh saya hari ini naik hingga 38 derajat karena saya sedang tidak enak badan. Saya sempat bertanya-tanya apakah saya bisa bermain. Semua itu bisa terjadi berkat staf dan tim medis kami,” ungkap Oh Hyeongyu penuh haru.
Sementara itu, pelatih kepala Hong Myungbo mengaku sangat puas atas etos kerja dan draf mentalitas pantang menyerah yang diperlihatkan oleh anak asuhnya di lapangan. “Kemenangan itu sendiri membuat saya senang, tetapi yang lebih positif lagi adalah para pemain kami meraih kemenangan tanpa menyerah. Sekarang, Meksiko adalah pertandingan penting lainnya. Kami akan memanfaatkan pekan depan untuk melakukan persiapan dengan baik,” pungkas Hong Myungbo menatap draf laga selanjutnya. (PDN)



Tinggalkan Balasan