KENDARI, PERDETIKNEWS.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mengalokasikan anggaran untuk melanjutkan pembangunan dan perbaikan jalan provinsi di Kabupaten Buton Utara (Butur) pada tahun 2026. Dua ruas jalan strategis yang menjadi fokus penanganan tahun ini adalah ruas Lambale–Ereke dan ruas jalan di Desa Pongkowulu, Kecamatan Kambowa.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra, Andi Syahrir, mengatakan masing-masing ruas jalan tersebut akan mendapatkan penanganan sepanjang lima kilometer sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat.
Menurut Andi, untuk ruas Lambale–Ereke saat ini prosesnya telah memasuki tahap persiapan lelang. Pemerintah daerah menargetkan seluruh tahapan administrasi dapat berjalan sesuai jadwal sehingga kontrak pekerjaan dapat segera ditandatangani dan pengerjaan fisik dimulai.
“Ruas Lambale–Ereke saat ini sedang dalam proses persiapan lelang dan ditargetkan segera berkontrak agar pekerjaan dapat dilaksanakan tepat waktu,” ujarnya.
Sementara itu, untuk ruas jalan di Desa Pongkowulu, Pemprov Sultra menyiapkan dua skema pembiayaan sekaligus, yakni melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk penanganan darurat serta usulan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk penanganan lanjutan.
Prioritas utama saat ini difokuskan pada tanjakan Pongkowulu sepanjang 150 meter yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik kerusakan terparah di wilayah tersebut. Kondisi jalan yang rusak berat tidak hanya menghambat distribusi logistik, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Pengerjaan ruas jalan Pongkowulu diprioritaskan pada tanjakan Pongkowulu sepanjang 150 meter yang kerusakannya sangat parah dan membahayakan pengendara. Pada bulan Juni ini juga perbaikan akan dilakukan menggunakan anggaran pemeliharaan rutin pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air,” kata Andi Syahrir.
Setelah penanganan darurat rampung, pemerintah provinsi akan melanjutkan peningkatan ruas jalan Pongkowulu sepanjang lima kilometer melalui dukungan program Inpres Jalan Daerah. Saat ini tim teknis tengah menyusun dokumen usulan dan melengkapi berbagai persyaratan yang dibutuhkan agar program tersebut dapat direalisasikan.

Andi menegaskan, perbaikan jalan di Buton Utara merupakan bagian dari komitmen pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, ASR-Hugua, dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di berbagai wilayah.
Ia menilai sejumlah ruas jalan provinsi yang selama bertahun-tahun tidak mendapatkan penanganan kini mulai menjadi prioritas pembangunan.
“Di masa kepemimpinan ASR-Hugua, jalan-jalan yang puluhan tahun tidak disentuh, sekarang mendapat perhatian serius. Termasuk di Pongkowulu dan juga di Lalembuu, Konawe Selatan,” tegasnya.
Keseriusan Pemprov Sultra dalam membenahi infrastruktur jalan di Buton Utara sebenarnya telah terlihat sejak tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, pemerintah provinsi berhasil menuntaskan perbaikan pada tiga ruas jalan utama, yakni Lambale–Ereke, Simpang Tiga Bubu–Ronta, serta ruas Ronta–Lambale.
Total panjang jalan yang telah diperbaiki mencapai 16,42 kilometer. Infrastruktur tersebut kini telah dimanfaatkan masyarakat dan dinilai mampu memperlancar aktivitas ekonomi, transportasi, serta konektivitas antarwilayah di Kabupaten Buton Utara.
Dengan kelanjutan program pembangunan pada tahun 2026, Pemprov Sultra berharap akses transportasi di Butur semakin baik sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. (red)



Tinggalkan Balasan