KONAWE – Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani tidak dipungut biaya sepeser pun. Hal ini ditegaskan langsung oleh Kepala Distanak Sultra, Prof. Muhammad Taufik, saat memimpin penyaluran bantuan di Kabupaten Konawe dan Kolaka Timur (Koltim).

Langkah ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR), untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan membantu meringankan beban petani tanpa biaya tambahan.

“Kami tegaskan bahwa seluruh bantuan alsintan ini gratis. Tidak dipungut biaya apapun dalam proses penyalurannya kepada kelompok tani,” ujar Prof. Muhammad Taufik, Senin (6/4/2026).

Penyaluran terbaru yang dilakukan pada Sabtu (4/4) menyasar sejumlah wilayah strategis. Di Kabupaten Kolaka Timur, khususnya di Desa Wia-Wia dan Desa Tokai, Distanak menyalurkan mesin pompa air untuk mengantisipasi dampak kekeringan ekstrem yang mulai mengancam lahan persawahan warga.

Selain pompa air, empat kelompok tani di Konawe dan Kolaka Timur juga menerima Traktor Roda 2 (TR-2). Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses pengolahan tanah agar masa tanam tidak tertunda.

Prof. Taufik menjelaskan bahwa alsintan tersebut dikelola dengan sistem pinjam pakai secara proporsional berdasarkan Luas Lahan Baku Sawah (LBS). Tujuannya agar pemanfaatan teknologi pertanian ini bisa dirasakan secara merata oleh banyak petani.

“Alsintan ini tidak dimiliki secara eksklusif oleh kelompok tani tertentu. Jika operasional di satu lokasi sudah selesai (standing crop), maka traktor tersebut dapat dipergilirkan ke kelompok tani lain yang membutuhkan dalam wilayah tersebut,” jelasnya.

 Keberhasilan pengadaan ratusan alsintan hingga tambahan kuota cetak sawah seluas 10 ribu hektare merupakan hasil lobi intensif Gubernur ASR ke Kementerian Pertanian. Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi teknologi guna menggenjot produksi pangan daerah.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, pemerintah harus selalu hadir mendampingi petani. Bantuan ini adalah bukti nyata bahwa keterbatasan anggaran daerah tidak menghalangi kita untuk mendatangkan solusi dari pusat demi kesejahteraan petani Sultra,” pungkas Prof. Taufik.

(detik/detik)

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
22 / 100 Skor SEO