Kendari – Pernyataan diplomatis Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR) yang mengaku emoh memikirkan Pilgub 2029 tampaknya bakal langsung berbenturan keras dengan realitas di akar rumput.

Di saat sang mantan Pangdam XIV/Hasanuddin memilih menekan rem dalam-dalam untuk urusan politik masa depan, data awal yang terekam justru memperlihatkan antusiasme pemilih yang sedang panas-panasnya.

Tepat pada hari pertama berjalannya survei opini publik yang dirilis perdetiknews.com terhadap responden di kawasan Bumi Anoa, nama besar ASR terbukti menjadi magnet tunggal yang sulit digoyang.

Kontras dengan sikap dingin sang Gubernur yang menyatakan status pencalonannya masih ‘belum tentu’, publik Sultra justru seolah curi start dan mengirimkan sinyal kuat: mereka menginginkan sang petahana lanjut dua periode.

Tingkat popularitas Andi Sumangerukka bahkan menyentuh angka mutlak tanpa cela, yakni 100 persen pengenalan dari seluruh responden yang terjaring.

Tak tanggung-tanggung, 44 persen di antaranya mengaku sangat kenal, disusul 28 persen cukup kenal, dan sisanya pernah mendengar namanya.

Rekam jejak ketegasannya (44 persen) serta karakternya yang dinilai dekat dengan rakyat (36 persen) disinyalir menjadi modal politik utama yang membuat posisinya di atas angin.

Sikap ASR yang menegaskan ingin fokus bekerja step by step dan menyelesaikan sisa masa jabatan empat tahun ke depan sebenarnya mendapat apresiasi tinggi.

Rapor kinerjanya diacungi jempol oleh mayoritas masyarakat, di mana 40 persen responden blak-blakan menilai kinerjanya ‘Sangat Baik’ dan 8 persen menilai ‘Baik’.

Namun, justru karena kinerja yang dinilai moncer itulah, masyarakat enggan memberikan celah bagi figur baru.

Ketika disodorkan pertanyaan mengenai kelayakan melanjutkan kepemimpinan ke periode kedua, sebanyak 60 persen gabungan responden menyatakan ASR ‘Layak’ dan ‘Sangat Layak’ untuk memimpin kembali.

Angka krusial ini terkunci rapat pada pertanyaan pamungkas: “Jika Pilgub Sultra dilakukan hari ini, apakah Anda akan memilih ASR?” Hasilnya, mayoritas mutlak atau sebanyak 52 persen responden secara tegas menyatakan siap kembali mencoblos nama Andi Sumangerukka di bilik suara, berbanding terbalik dengan mereka yang menolak di angka 36 persen.

Kendati demikian, data awal ini juga mengirimkan alarm kuning bagi jalannya roda pemerintahan saat ini.

Di balik tingginya hasrat warga agar ASR maju kembali, ada tumpukan pekerjaan rumah (PR) besar yang dituntut segera beres. Sektor pembenahan infrastruktur bertengger di urutan pertama keluhan warga (60 persen), disusul ketat oleh urusan pembukaan lapangan kerja baru (52 persen).

Kini, bola panas berada di tangan Andi Sumangerukka. Apakah sang Jenderal purnawirawan akan tetap bergeming dengan prinsip “fokus kerja dulu dan tunggu restu keluarga,” atau justru peta suara yang menyala dari survei perdetiknews.com ini bakal memaksanya untuk segera mengubah haluan politik lebih cepat dari perkiraan? Kita tunggu saja, mengingat pengumpulan data ini baru saja dimulai.

Ayo Suarakan Aspirasimu! Ikuti Survei Online Perdetiknews.com

Bagaimana dengan pandangan Anda sendiri? Apakah Anda sepakat bahwa pembangunan di Sulawesi Tenggara wajib dilanjutkan oleh ASR, atau justru Sultra butuh penyegaran nakhoda baru di masa depan?

Perdetiknews.com kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Tenggara untuk ikut berpartisipasi dan menyalurkan suaranya dalam Survei Opini Publik Sulawesi Tenggara Menuju 2029.

Ketentuan & Fasilitas Survei:

  • Status: Saat ini merupakan hari pertama survei berjalan secara interaktif.

  • Durasi: Pengumpulan data rencananya akan ditutup dalam tujuh hari ke depan demi menjaring aspirasi masyarakat secara luas dan independen.

  • Kerahasiaan: Semua jawaban dan identitas responden dijamin 100% rahasia.

  • Praktis: Hanya membutuhkan waktu pengisian sekitar 1 menit saja!

Jangan biarkan suaramu menguap begitu saja. Klik tautan formulir di bawah ini untuk mengisi survei sekarang:

👉 ISI SURVEI ONLINE PERDETIKNEWS DI SINI

25 / 100 Skor SEO