Kendari – Rumah Sakit (RS) Jantung, Pembuluh Darah, dan Otak Oputa Yi Koo Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai bersiap menyambut tahun anggaran 2026. Salah satu fokus utamanya adalah menjaga sterilitas dan kenyamanan gedung dengan mengalokasikan anggaran miliaran rupiah untuk jasa tenaga kebersihan.
Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) dengan kode paket 62598041, RS Jantung Oputa Yi Koo telah menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp 1.050.000.000 (Rp 1,05 miliar). Anggaran yang bersumber dari APBD 2026 ini akan digunakan untuk Belanja Jasa Tenaga Kebersihan atau cleaning service.
Dalam uraian pekerjaan tersebut, volume pekerjaan yang ditargetkan mencapai luas 70.000 meter persegi. Secara spesifik, perhitungan biaya tersebut didasarkan pada luas area dikali harga satuan, yakni 70.000 m2 x Rp 15.000.
“Pekerjaan ini mencakup seluruh area operasional RS Jantung, Pembuluh Darah, dan Otak Oputa Yi Koo di Kendari,” tulis keterangan dalam data RUP tersebut, dikutip Jumat (17/4/2026).
Menariknya, pengadaan ini menekankan pada penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) dan memberikan kesempatan besar bagi pelaku Usaha Kecil atau Koperasi. Hal ini sejalan dengan instruksi pemerintah untuk memperkuat ekonomi lokal melalui pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Metode pemilihan penyedia yang digunakan adalah E-Purchasing, yang diharapkan dapat menjamin transparansi dan efisiensi dalam proses pengadaan.
Bagi para penyedia jasa yang berminat, jadwal pemilihan penyedia direncanakan akan dimulai pada Desember 2025. Sementara itu, pelaksanaan kontrak akan berlangsung selama satu tahun penuh, terhitung mulai Januari 2026 hingga Desember 2026.
Paket pengadaan ini sudah diumumkan secara resmi sejak 30 Desember 2025 lalu. Keberadaan jasa tenaga kebersihan yang profesional sangat krusial bagi RS Jantung Oputa Yi Koo mengingat statusnya sebagai rumah sakit rujukan spesialis yang menuntut standar kebersihan tinggi demi keselamatan pasien. (red)



Tinggalkan Balasan