Kendari, – Selain mengecek kesiapan alat material khusus (Almatsus), Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) juga memperkenalkan kesiapan Tim K-9 Kepolisian dalam rangka mendukung tugas-tugas operasional, mulai dari penanganan bencana alam, pengamanan massa, hingga pengungkapan kasus kriminal berat.

Perkenalan Tim K-9 tersebut dilakukan saat Apel Gelar Peralatan yang dibuka langsung oleh Kapolda Sultra Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda dan Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pengecekan kesiapsiagaan personel dan peralatan menghadapi berbagai potensi kontinjensi di wilayah Sulawesi Tenggara.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran Polda Sultra memperlihatkan sejumlah anjing K-9 dengan kemampuan khusus yang selama ini telah terlibat langsung dalam berbagai operasi kepolisian di lapangan.

Salah satu anjing K-9 yang diperkenalkan adalah Arthur, yang memiliki kemampuan umum pencarian.

Arthur kerap diterjunkan dalam misi pencarian orang hilang, di antaranya pada kasus hilangnya seorang anak di Kabupaten Konawe, serta membantu proses pengungkapan kasus pembunuhan seorang istri di Kabupaten Bombana.

Selanjutnya, Rambo dan Legent diperkenalkan sebagai anjing K-9 dengan kemampuan Handak (bahan peledak).

Keduanya dilatih secara khusus untuk mendeteksi berbagai jenis bahan peledak, termasuk black powder, guna mendukung pengamanan objek vital, sterilisasi lokasi, hingga penanganan ancaman teror.

Sementara itu, anjing K-9 bernama Mawar memiliki spesialisasi Dalmas atau pengendalian massa. Mawar dilatih untuk merespons gerakan maupun suara dari kerumunan yang berpotensi anarkis, sehingga berperan penting dalam menjaga ketertiban dan keamanan pada kegiatan yang melibatkan massa besar.

Adapun Mitshu merupakan anjing K-9 dengan kemampuan narkoba, yang diandalkan dalam mendeteksi berbagai jenis zat terlarang seperti ganja, sabu, hingga ekstasi.

Mitshu kerap dilibatkan dalam operasi pemberantasan narkotika di wilayah hukum Polda Sultra.

Polda Sultra menjelaskan bahwa setiap anjing K-9 dipilih secara selektif berdasarkan ras dan karakteristiknya.

Beberapa ras yang digunakan antara lain German Shepherd, Doberman, Labrador, dan Malinois, yang dikenal memiliki tingkat kecerdasan, ketahanan fisik, serta naluri kerja yang tinggi.

Kehadiran Tim K-9 ini menjadi bagian penting dari penguatan kesiapsiagaan Polda Sultra dalam mendukung Operasi Aman Nusa, baik untuk penanganan konflik sosial, bencana alam, maupun ancaman keamanan lainnya.

Dengan dukungan peralatan modern dan personel terlatih, Polda Sultra menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan dan perlindungan maksimal kepada masyarakat. (red)

51 / 100 Skor SEO