MUNA BARAT – Geger! Warga dan wakil rakyat di Bumi Anoa dibuat meradang bukan kepalang akibat ulah maskapai Wings Air. Penerbangan yang dijadwalkan mengudara dari Bandara Sugimanuru (Muna Barat) menuju Kota Anging Mammiri (Makassar) pada Senin (28/4) mendatang, tiba-tiba dibatalkan sepihak! Parahnya, keputusan pembatalan itu diumumkan hanya tiga jam jelang waktu take off.

Sontak, keputusan ujug-ujug dari maskapai berlambang sayap itu langsung memicu amarah besar di kalangan masyarakat Muna Barat, tak terkecuali para pejabat daerah. Imbasnya jelas terasa, seabrek agenda warga pun langsung berantakan tak karuan. Dua anggota DPRD Muna Barat yang seharusnya terbang ke Jakarta untuk urusan penting pun terpaksa gigit jari, gagal berangkat.

Salah satu wakil rakyat yang ikut merasakan kepedihan akibat pembatalan sepihak ini, I Gede Anggadnyana, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Dengan nada tinggi, ia mengecam keras pelayanan Wings Air yang dinilainya sangat merugikan para penumpang.

“Kami sangat menyayangkan tindakan Wings Air yang membatalkan penerbangan tanpa ada persiapan dan solusi yang jelas. Banyak masyarakat, termasuk kami di DPRD, punya agenda penting yang akhirnya kacau balau gara-gara kelalaian maskapai ini,” ujar I Gede Anggadnyana saat diwawancarai awak media melalui sambungan telepon, Minggu (27/4) siang.

Lebih lanjut, politisi vokal ini mewanti-wanti agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Jika pelayanan buruk seperti ini terus dibiarkan tanpa ada evaluasi yang serius dari pihak maskapai, ia khawatir masyarakat akan kehilangan kepercayaan dan ujung-ujungnya enggan lagi menggunakan fasilitas Bandara Sugimanuru. “Ini bisa jadi preseden buruk untuk perkembangan bandara kita,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sugimanuru, Mohamad Khusnudin, angkat bicara terkait insiden yang membuat tensi di Muna Barat meninggi ini. Ia meluruskan bahwa pembatalan penerbangan tersebut sepenuhnya merupakan keputusan dari pihak maskapai Wings Air.

“Pembatalan itu murni dari pihak maskapai. Kami di bandara hanya menyediakan fasilitas. Soal jadi atau tidaknya penerbangan, itu sepenuhnya wewenang maskapai. Bahkan, terus terang saja, kami sampai saat ini belum menerima surat resmi terkait pembatalan tersebut,” pungkas Khusnudin.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Wings Air terkait alasan pembatalan penerbangan secara mendadak tersebut. Masyarakat Muna Barat pun berharap agar ada kejelasan dan pertanggungjawaban dari maskapai atas ketidaknyamanan yang telah ditimbulkan. **

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →