Mancanegara

Trump Larang Orang Gemuk Masuk AS

123
×

Trump Larang Orang Gemuk Masuk AS

Sebarkan artikel ini
Trump,

WASHINGTON, – Pemerintahan Donald Trump kembali memperketat kebijakan imigrasi, kali ini dengan menyoroti kondisi kesehatan dan kemampuan finansial para pemohon visa. Berdasarkan arahan baru Departemen Luar Negeri, warga negara asing dengan obesitas dan sejumlah penyakit kronis berpotensi besar ditolak masuk ke Amerika Serikat.

Arahan yang dikutip dari laman The Sun, Minggu (15/11/2025), ini menunjukkan fokus Pemerintahan Trump pada prinsip kemandirian finansial pemohon visa, terutama yang berisiko membebani sistem kesehatan publik AS.

Dalam pedoman yang diperoleh KFF Health News, pejabat konsuler diinstruksikan untuk mempertimbangkan secara ketat kesehatan dan kemampuan finansial pemohon saat menilai kelayakan visa.

Obesitas menjadi salah satu kondisi yang secara spesifik dapat memicu penolakan. Kondisi ini disorot bersama dengan penyakit kronis lain, termasuk sleep apnea, tekanan darah tinggi, asma, hingga penyakit yang membutuhkan perawatan jangka panjang seperti kanker, diabetes, dan gangguan neurologis.

Arahan tersebut menekankan bahwa kondisi medis tertentu dapat membutuhkan biaya perawatan yang sangat besar, mencapai “ratusan ribu dolar” sepanjang hidup seseorang. Oleh karena itu, pemohon visa diwajibkan untuk mampu membuktikan bahwa mereka dapat menanggung seluruh biaya kesehatan tanpa mengandalkan bantuan publik atau perawatan jangka panjang yang dibiayai oleh pemerintah AS.

Tindakan keras ini juga menyasar pemohon usia lanjut yang harus menunjukkan kemampuan finansial untuk menghidupi diri sendiri setelah memasuki masa pensiun.

“Kemandirian telah lama menjadi prinsip kebijakan imigrasi AS,” tulis dokumen tersebut, menegaskan bahwa aturan terkait “tuntutan publik yang tidak dapat diterima” telah ada selama lebih dari satu abad.

Kebijakan imigrasi yang ketat ini diumumkan pada hari yang sama ketika Presiden Trump meluncurkan kesepakatan baru untuk menurunkan harga obat penurun berat badan.

Melalui TrumpRx—platform publik khusus obat resep—versi oral dan suntikan GLP-1 dari Eli Lilly dan Novo Nordisk dijanjikan akan menjadi lebih murah dan mudah diakses.

Obat oral tersebut, yang masih menunggu peluncuran, akan dijual seharga US$150 per bulan untuk dosis awal. Sementara versi suntik rata-rata dihargai US$350 per bulan dan diperkirakan akan turun menjadi US$245 dalam dua tahun mendatang.

Upaya ini, kata Trump, bertujuan memperluas akses bagi pasien berasuransi publik sekaligus menekan biaya kesehatan secara keseluruhan.

Dengan kebijakan imigrasi yang semakin ketat dan kebijakan kesehatan yang agresif, fokus pemerintahan Trump tampaknya mengarah pada pengurangan beban publik melalui kombinasi regulasi imigrasi yang ketat dan deregulasi harga obat di dalam negeri. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!