KENDARI, PERDETIKNEWS.COM — Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) resmi melepas ratusan pemudik melalui program mudik gratis menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa (17/3/2026). Sebanyak 135 peserta yang didominasi oleh kalangan mahasiswa dan masyarakat umum diberangkatkan menggunakan lima unit bus menuju Kabupaten Muna, Muna Barat, dan Buton Tengah.
Acara pelepasan ini dihadiri langsung oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol Gidion Arief Setyawan, Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala, serta jajaran Forkopimda Sulawesi Tenggara. Kehadiran Ketua BEM Universitas Halu Oleo (UHO) juga mempertegas bahwa program ini menyasar kalangan pelajar perantau di Kota Kendari.
Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko menyatakan bahwa Operasi Ketupat Anoa 2026 tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan wilayah, tetapi juga mengedepankan pelayanan langsung kepada masyarakat. Guna menjamin keselamatan, rombongan bus mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian hingga tiba di titik akhir di masing-masing Polres tujuan.
“Program mudik gratis ini adalah bagian dari pelayanan kami. Kami juga menyiapkan paket takjil bagi para pemudik jika nanti waktu berbuka puasa tiba saat mereka masih dalam perjalanan,” ujar Irjen Pol Didik Agung.
Bagi para pemudik, program ini menjadi solusi nyata di tengah tingginya kebutuhan biaya perjalanan menjelang Lebaran. Gina, seorang mahasiswa FKIP UHO, mengaku sangat terbantu karena proses pendaftaran yang mudah tanpa harus mengantre panjang seperti program lainnya. Hal senada diungkapkan Rahmat Duhoni, warga asal Raha, yang menyebut fasilitas ini sangat menghemat biaya untuk bertemu keluarga.
Kapolda menambahkan, program ini bersifat dua arah. Polda Sultra juga akan memfasilitasi arus balik dari daerah tujuan menuju Kota Kendari setelah perayaan Lebaran usai. Para peserta nantinya diharapkan berkumpul kembali di Polres masing-masing daerah untuk diberangkatkan secara terkoordinasi. (RED)





Tinggalkan Balasan