WANGI-WANGI – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-80 Mahkamah Agung (MA) terasa begitu istimewa di Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Jauh dari hiruk pikuk daratan, Pengadilan Negeri (PN) Wangi-Wangi menggelar upacara bendera yang tak biasa: menyelam ke dasar laut sedalam 19 meter di perairan Sombu Dive.

Upacara bawah laut ini bukan sekadar sensasi. Pengibaran Merah Putih di kedalaman 19 meter menyimpan makna mendalam, terinspirasi dari tanggal lahir MA pada 19 Agustus 1945. Di kedalaman itu, bendera berkibar gagah, seolah-olah alam ikut merayakan hari kemerdekaan. Ikan-ikan warna-warni berenang mengelilingi, sementara terumbu karang yang rimbun menjadi latar yang menakjubkan.

Ketua PN Wangi-Wangi, Panji Prahistoriawan Prasetyo, S.H., mengungkapkan filosofi di balik aksi ini. “Pengibaran bendera di kedalaman laut melambangkan betapa dalamnya nilai keadilan yang kami junjung, menjadi perisai bagi kehidupan laut,” ujarnya.

Aksi ini juga menjadi pesan nyata bahwa hukum tidak hanya mengatur kehidupan di darat. “Laut adalah anugerah yang harus dilindungi hukum, agar ekosistemnya tetap terjaga, lestari demi masa depan bangsa, dan bebas dari perusakan seperti bom ikan,” tegas Panji.

Pemilihan lokasi di Wakatobi juga bukan tanpa alasan. Kawasan ini bukan hanya destinasi wisata biasa, melainkan Cagar Biosfer Dunia yang diakui oleh UNESCO sejak 2012. Dengan luas 1,39 juta hektare, Wakatobi adalah rumah bagi ratusan jenis karang, ribuan spesies ikan, dan biota unik yang hanya bisa ditemukan di sana.

“Dengan panorama bawah laut yang memukau, Wakatobi adalah permata Indonesia yang patut dibanggakan,” kata Panji. “Kami ingin menunjukkan bahwa keadilan bisa berjalan seiring dengan promosi pariwisata dan pelestarian alam.”

Delapan penyelam yang terlibat dalam upacara ini adalah para hakim dan staf PN Wangi-Wangi. Mereka adalah Panji Prahistoriawan Prasetyo, S.H. (Ketua PN), Suwasta, S.H. (Panitera), Fransiska (Ketua DYK), serta para hakim Bilma Diffika, S.H., Akhyar Fauzan, S.H., Nugraha Hadi Yulianto, S.H., Faisal Batubara, S.H., dan Rahmad Ramadhan Hasibuan, S.H. Dua pegawai, Moh. Fajar Rizki dan Rahman, juga turut serta.

Aksi yang penuh makna ini menegaskan pesan kuat: persatuan, keadilan, dan kelestarian alam adalah napas bangsa yang harus dijaga selamanya, tidak hanya di darat, tetapi juga hingga ke palung samudra. **

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
63 / 100 Skor SEO