KENDARI – Aroma persaingan sengit mulai tercium dari lantai lapangan futsal ASR Sport Center. Asosiasi Futsal Kota (AFK) Kendari resmi menghentak dengan menggelar seleksi terbuka sebagai langkah awal perburuan talenta menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara yang dijadwalkan mentas November mendatang.
Ketua AFK Kendari periode 2025-2029, Dr. Ir. Syukriyanto, ST, M.Si, IP., melalui Sekretaris AFK Kendari, Sultan, menegaskan bahwa gelaran ini merupakan wadah bagi para pemain untuk menampilkan kemampuan terbaik guna meningkatkan kualitas futsal daerah. Pihaknya berharap dari proses ini akan lahir pemain yang mampu mewakili Sultra di ajang nasional.

Pendaftaran yang dibuka melalui jalur digital di akun Instagram resmi Futsal Kota Kendari ternyata memicu animo luar biasa, Meski bertajuk seleksi kota, magnetnya meluas hingga ke kabupaten tetangga.
Tercatat hampir 200 pemain mendaftarkan diri secara daring, sebanyak 120 pemain hadir langsung di lapangan untuk bertarung memperebutkan tempat.
Tak hanya talenta lokal Kendari, tercatat pemain dari Konawe Selatan (Konsel), Konawe Utara, hingga Konawe turut ambil bagian.

Dari seratusan lebih peserta yang unjuk kebolehan, tim pemantau telah mengantongi 40 nama potensial yang lolos ke fase awal.

Tim pelatih yang dipimpin oleh satu pelatih kepala dengan sokongan tiga asisten tidak main-main dalam menetapkan standar. Mata elang mereka mengincar paket lengkap dari seorang pemain futsal modern.
Sekretaris AFK Kendari, Sultan, membeberkan beberapa aspek krusial yang menjadi rapor penilaian:
Postur dan Fisik: Ketahanan tubuh dan postur menjadi fondasi utama.
Teknik Dasar: Kualitas passing dan skill individu yang presisi.
Visi Bermain: Kemampuan memahami taktik dan bekerja sama dalam unit tim.
Fighting Spirit: Mentalitas pemenang dan semangat juang yang tak padam selama bertanding.

Sesuai regulasi Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Sultra, seleksi ini difokuskan pada pemain muda kelahiran tahun 2006 hingga 2010.
Bagi 40 pemain yang lolos tahap pertama, Sultan memberikan peringatan keras: “Jangan cepat puas!”. AFK Kendari menerapkan sistem seleksi berjalan yang dipastikan bakal sangat kompetitif.
“Pemain yang lolos kemarin belum otomatis aman. Mereka akan terus dipantau melalui seleksi berjalan, termasuk dalam persiapan turnamen Wali Kota Cup bulan depan,” tegas Sultan.

Ajang Wali Kota Cup tersebut diproyeksikan sebagai panggung uji coba final. Dari sana, tim pelatih hanya akan memilih 16 pemain definitif yang akan didaftarkan secara resmi untuk berjuang meraih kasta tertinggi di Porprov nanti. Perjalanan menuju kejayaan baru saja dimulai!. (red)


Tinggalkan Balasan