Madrid –
Barcelona kembali mendapat kartu merah saat menekuk Atletico Madrid 2-1 di leg kedua perempat final Liga Champions. Kesalahan berulang yang menyulitkan tim asuhan Hansi Flick dan berakibat fatal.
Bertanding di Stadion Metropolitano, Rabu (15/4) dini hari WIB, Barca mencetak dua gol lewat Lamine Yamal dan Ferran Torres dalam 25 menit awal babak pertama, namun kemudian kebobolan lewat gol Ademola Lookman di menit ke-31.
Keunggulan 2-1 jelas tak cukup karena Atletico tetap unggul agregat 3-2 berkat kemenangan 2-0 pada leg pertama di Camp Nou pekan lalu. Barca berupaya mencetak gol ketiga, namun gagal.
Torres sempat membobol gawang Juan Musso di menit ke-55, namun dianulir wasit karena offside. Lalu petaka hadir saat Eric Garcia menjatuhkan Alexander Sorloth dari belakang sekitar 15 menit jelang waktu normal usai.
Garcia dinilai telah menggagalkan peluang bersih Atletico mencetak gol dengan kondisi menjadi bek terakhir. Wasit kemudian memberinya kartu merah usai mengecek tayangan ulang.
Ini menjadi kartu merah kedua bagi Barca dalam dua pertemuan melawan Atletico. Pada leg pertama, Pau Cubarsi diusir wasit karena menjatuhkan Giuliano Simeone dari belakang. Situasinya sama, menjadi bek terakhir.
Jika saat itu Barca kebobolan dua gol akibat bermain dengan 10 orang, kini mereka gagal mencetak gol tambahan akibat kekurangan orang. Meski keputusan itu sulit diterima dan harus tersingkir dari Liga Champions, namun ini menjadi pelajaran bagi Barca yang dihuni banyak pemain muda.

“Atletico adalah tim yang bermain bagus dan tahu bagaimana cara menyulitkan kami. Mereka memanfaatkan pressing kami yang telat. Tapi kemudian kami memiliki peluang lain,” ujar pemain Barcelona Dani Olmo usai laga, dikutip Marca.
“Lalu ada keputusan yang dipertanyakan seperti (tidak diberikan) penalti dan kartu merah (Garcia), dengan Jules (Kounde) tepat di sebelah kami. Itu bukan alasan, dan kami harus terus meningkatkan diri. Kami masih sangat muda, dan kami akan bangkit kembali dan memenanginya,” jelas Olmo.(detik.com)


Tinggalkan Balasan