Muna Barat, – Bupati Muna Barat (Mubar), La Ode Darwin, secara tegas menyatakan bahwa pemerintah daerahnya belum mampu membayar cicilan pinjaman sebesar Rp50 miliar dari Bank Sulawesi Tenggara (Sultra). Pernyataan ini menjadi alasan utama penundaan rencana peminjaman dana yang semula akan digunakan untuk pembangunan kantor Bupati, DPRD Mubar, dan beberapa kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Meski sebelumnya sempat mengajukan pinjaman dengan nilai awal Rp180 miliar yang kemudian berkurang menjadi Rp150 miliar, dan akhirnya disepakati menjadi Rp50 miliar, Darwin memutuskan untuk menunda pinjaman tersebut. “Meskipun kami mengajukan pinjaman Rp50 miliar, kami tidak mampu membayar cicilan tersebut,” ujar La Ode Darwin saat memimpin apel gabungan pada Senin (30/6/2025).

Penundaan ini berarti kantor-kantor yang ada saat ini akan tetap digunakan. Pembangunan kantor baru, termasuk kantor Bupati dan DPRD Mubar, akan dilakukan secara bertahap di masa mendatang, jika kondisi keuangan daerah telah memungkinkan. “Kami awalnya berharap dengan dana pinjaman dari Bank Sultra, pembangunan kantor Bupati dan DPRD Mubar bisa selesai dan kami mulai berkantor di sana tahun depan. Namun, karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan, penyelesaian pembangunan kami tunda dulu sambil memperbaiki kondisi keuangan di Mubar,” jelasnya.

... ...

Selain itu, Darwin juga mengungkapkan upayanya untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat. Ia mengaku lebih sering berada di Jakarta untuk tujuan tersebut dan optimistis usahanya akan membuahkan hasil baik bagi Mubar. “Doakan agar Mubar semakin maju dan berkembang. Insyaallah, kami akan mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat,” harapnya.

Terkait dengan belanja pegawai yang diperkirakan mencapai 70 persen pada tahun 2026, La Ode Darwin menegaskan tidak akan melakukan pemotongan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) ASN, meski ada saran untuk itu. “Saya akan berusaha semaksimal mungkin, agar ke depan Kabupaten Muna Barat semakin baik dan berkembang lagi,” tambahnya. **

📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA

Seberapa puas Anda terhadap kinerja Gubernur Sulawesi Tenggara?

Provinsi Sulawesi Tenggara — Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Bidang yang paling perlu dievaluasi (opsional)
Hasil sementara · 37 responden
Sangat puas27%
10 suara
Puas13.5%
5 suara
Cukup puas8.1%
3 suara
Kurang puas16.2%
6 suara
Tidak puas35.1%
13 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram X
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA

Seberapa puas Anda terhadap kinerja Wali kota Kendari

Kota Kendari — dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Bidang yang paling perlu dievaluasi (opsional)
Hasil sementara · 9 responden
Sangat puas55.6%
5 suara
Puas11.1%
1 suara
Cukup puas0%
0 suara
Kurang puas22.2%
2 suara
Tidak puas11.1%
1 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram X
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA

Seberapa puas Anda terhadap kinerja Bupati Konawe?

Kabupaten Konawe — Yusran Akbar
Bidang yang paling perlu dievaluasi (opsional)
Hasil sementara · 4 responden
Sangat puas25%
1 suara
Puas25%
1 suara
Cukup puas0%
0 suara
Kurang puas0%
0 suara
Tidak puas50%
2 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram X
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA

Seberapa puas Anda terhadap kinerja Bupati Muna Barat?

Kabupaten Muna Barat — La Ode Darwin
Bidang yang paling perlu dievaluasi (opsional)
Hasil sementara · 34 responden
Sangat puas82.4%
28 suara
Puas5.9%
2 suara
Cukup puas2.9%
1 suara
Kurang puas2.9%
1 suara
Tidak puas5.9%
2 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram X
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA

Seberapa puas Anda terhadap kinerja Bupati Kolaka ?

Kabupaten Kolaka — H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Bidang yang paling perlu dievaluasi (opsional)
Hasil sementara · 3 responden
Sangat puas0%
0 suara
Puas33.3%
1 suara
Cukup puas0%
0 suara
Kurang puas33.3%
1 suara
Tidak puas33.3%
1 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram X
57 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini