KOLAKA TIMUR,— Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah. Langkah tersebut dilakukan melalui keikutsertaan Plt Bupati Koltim H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd. dalam Webinar Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Ancaman Bencana Hidrometeorologi Basah, Rabu (7/10/2026).
Webinar tersebut diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting dari Aula Rapat Kantor Bupati Koltim, Desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta.
Kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian Aksi Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara sepanjang 1-31 Oktober 2026.
Forum tersebut menjadi ruang penguatan pemahaman pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana yang dipicu kondisi hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor dan berbagai dampak cuaca ekstrem lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Yosep Sahaka didampingi Asisten II Setda Koltim La Fala, S.E., Kepala BPBD Koltim Dewa Made Ratmawan, S.ST., M.T., serta jajaran Pemkab Koltim terkait.
Keikutsertaan Pemkab Koltim dalam webinar tersebut sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya mitigasi dan penanganan risiko bencana.
Yosep menekankan bahwa kesiapsiagaan harus dilakukan sebelum bencana terjadi. Menurutnya, mitigasi, pemetaan risiko dan kesiapan seluruh unsur menjadi bagian penting dalam melindungi masyarakat.
“Kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi dan koordinasi yang kuat, kita dapat meminimalkan risiko serta memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat Kolaka Timur,” ujarnya.
Pemkab Koltim juga mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, BPBD, perangkat daerah terkait dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Langkah tersebut mencakup peningkatan kesiapan, penguatan mitigasi serta koordinasi dalam penanganan apabila terjadi bencana di wilayah Kolaka Timur.
Momentum Bulan Pengurangan Risiko Bencana juga dimanfaatkan Pemkab Koltim untuk mendorong terbentuknya budaya sadar bencana di tengah masyarakat.
Dengan kesiapsiagaan yang lebih baik, pemerintah daerah berharap upaya penanggulangan bencana dapat dilakukan secara cepat, terkoordinasi dan tepat sasaran demi menjaga keselamatan masyarakat serta memperkuat ketahanan daerah.
Editor: San



Tinggalkan Balasan