Kendari – Pemerintah Kota Kendari mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap beredarnya akun palsu yang mengatasnamakan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran.
Akun tersebut dipastikan tidak memiliki kaitan dengan Wali Kota maupun Pemerintah Kota Kendari.
Modus yang digunakan diduga mengarah pada upaya penipuan dengan dalih donasi pembangunan masjid dan pondok pesantren.
Pelaku biasanya menghubungi korban melalui pesan pribadi dengan gaya bahasa sopan dan religius.
Percakapan diawali dengan menanyakan kabar, lalu diarahkan pada ajakan untuk bersedekah atau mengikuti program donasi.
Setelah kepercayaan korban terbangun, pelaku kemudian meminta pengiriman dana melalui jalur tidak resmi.
Nama pejabat publik dimanfaatkan untuk meyakinkan korban agar tidak ragu.
Pemerintah Kota Kendari menegaskan bahwa tidak pernah ada permintaan donasi melalui pesan pribadi atau akun tidak resmi.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dan selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi atau permintaan yang mengatasnamakan pejabat maupun instansi pemerintah.
Jika menemukan indikasi penipuan serupa, warga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti. (red)


Tinggalkan Balasan