SURABAYA – Gedung Negara Grahadi di Surabaya membara pada Sabtu (30/8) malam. Api melahap ruang kerja Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dan ruang wartawan. Insiden ini merupakan puncak dari aksi unjuk rasa yang memanas.
Massa awalnya berkumpul menuntut pembebasan rekan-rekan mereka yang ditangkap polisi. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sempat menemui massa, berjanji akan mengupayakan pembebasan. “Dibebaskan malam ini,” kata Khofifah, yakin.
Namun, sekitar pukul 21.30 WIB, janji itu tak lagi mampu meredam amarah. Massa yang tak sabar mulai melempar benda keras dan memaksa masuk dari sisi barat Gedung Grahadi.
Aksi anarkis pun tak terhindarkan. Ruang wartawan dijarah, sejumlah komputer raib digondol. Tak cuma itu, api kemudian berkobar, membakar habis ruang kerja Wagub Emil Dardak yang berada tepat di belakang ruang wartawan. Petugas pemadam kebakaran langsung diterjunkan untuk memadamkan api yang melalap aset negara tersebut.
Sebelumnya, kericuhan juga sempat pecah di depan Mapolrestabes Surabaya. Massa yang berang tetap menuntut agar rekan-rekan mereka dibebaskan.