Peristiwa

Geger Konawe Selatan, Ratusan Sapi Mati Mendadak, Wabah Misterius Hantui Peternak!

2204
×

Geger Konawe Selatan, Ratusan Sapi Mati Mendadak, Wabah Misterius Hantui Peternak!

Sebarkan artikel ini
Konawe Selatan Diserang Penyakit Ternak Mematikan? Ratusan Sapi Jadi Korban Tak Berdaya!

KONAWE SELATAN – Kengerian tengah menyelimuti warga dan peternak di beberapa wilayah Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Terutama di Kecamatan Landono dan Konda, kepanikan massal tak terhindarkan setelah ratusan ekor sapi ternak dilaporkan mati mendadak dalam beberapa hari terakhir.

Insiden tragis ini memicu kekhawatiran serius akan merebaknya wabah penyakit menular yang sangat mematikan, berpotensi mengancam bukan hanya hewan, tetapi juga keselamatan manusia.

Seorang peternak yang menjadi korban terdampak, memilih untuk tak disebutkan namanya, menggambarkan detik-detik mengerikan yang menimpa ternaknya. “Sapi tiba-tiba baring dan langsung mati,” ujarnya, Selasa (8/7). Pernyataan ini menyoroti pola kematian yang sangat cepat dan tak terduga, menambah misteri sekaligus ketakutan di kalangan peternak yang kini diliputi kebingungan.

Pantauan di lapangan menunjukkan pemandangan yang memilukan. Sejumlah bangkai sapi tergeletak tak berdaya di area perkebunan dan lahan berlumpur yang dipenuhi semak belukar. Beberapa bangkai masih terlihat utuh, sementara yang lain telah menunjukkan tanda-tanda pembusukan.

Sebuah foto bahkan merekam kehadiran seorang petugas di dekat bangkai sapi, mengindikasikan upaya awal investigasi di lokasi kejadian, mencoba mengungkap tabir di balik kematian massal ini.

Manteri hewan setempat sedang mengumpulkan data dan mengambil sampel dari bangkai-bangkai sapi untuk pengujian di laboratorium. Prioritas utama adalah mengetahui apakah penyebabnya adalah Antraks, Septicaemia Epizootica (SE), Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), atau bahkan Lumpy Skin Disease (LSD), yang semuanya patut diwaspadai di Indonesia.

Mengingat potensi penyebaran penyakit yang sangat menular, bahkan berisiko zoonosis—artinya dapat menular ke manusia—mantri hewan di lokasi tersebut mengeluarkan imbauan tegas.

Ia meminta masyarakat dan peternak untuk tidak mendekati apalagi mengonsumsi daging dari sapi yang mati mendadak.

Lagi Viral, Baca Juga  Putusan MA Inkrah, Kuasa Hukum Jason Kariatun Desak Penambang Ilegal Angkat Kaki dari Bososi

Penanganan bangkai juga harus mengikuti protokol keamanan yang ketat untuk mencegah penyebaran patogen ke lingkungan. Keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama di tengah ancaman wabah ini.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih terus berupaya mendapatkan konfirmasi resmi dari Dinas Peternakan Kabupaten Konawe Selatan terkait insiden kematian massal sapi yang menghebohkan ini. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!