Kendari – Empat hari menjelang pelantikan Andi Sumangerukka sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), isu perombakan birokrasi di lingkungan pemerintah provinsi mencuat.

Nama Roni Yakob Laute, yang saat ini berstatus sebagai staf biasa di Setprov Sultra, disebut-sebut akan menduduki jabatan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra, Roni akan menggantikan pejabat lama.

Kabar ini beredar di tengah masa transisi kepemimpinan dan menimbulkan spekulasi politik di lingkup pemerintahan.

Roni dikabarkan akan dilantik oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, pada senin 17 februari 2025 mendatang.

Meski belum ada konfirmasi resmi, sejumlah sumber di lingkup Pemprov Sultra membenarkan adanya rencana pelantikan tersebut.

Namun, rencana pelantikan ini menuai kontroversi. Penelusuran Perdetik.id menemukan bahwa Pertek rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk pelantikan hanya berlaku satu bulan sejak diterbitkan.

Sementara itu, Pertek yang akan digunakan untuk pelantikan Roni diterbitkan sejak Desember 2024 dan dianggap tidak lagi berlaku.

Selain itu, beredar informasi bahwa tidak ada rekomendasi dari gubernur terpilih untuk melakukan pelantikan eselon 2.

Salinan rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sebelumnya juga menunjukkan bahwa seharusnya Roni dilantik di jabatan sebelum dinonjobkan, yaitu di Biro Layanan Pengadaan (BLP), bukan di Disperindag.

Hal ini memunculkan dugaan adanya rekayasa dokumen terkait penunjukan Roni di Disperindag.

Proses pelantikan ini juga dinilai tidak prosedural karena usulan rekomendasi tidak melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Sekretaris Daerah (Sekda).

Sebelumnya, KASN telah mengeluarkan rekomendasi untuk segera melantik eselon 2 sesuai hasil Job Fit di era Gubernur Ali Mazi.

Namun, rekomendasi tersebut tidak dilaksanakan meski sudah menggunakan anggaran APBD untuk proses Job Fit. Kini, justru ada pelantikan untuk satu orang, yang menimbulkan pertanyaan di kalangan publik dan pemerhati birokrasi.

“Kami juga mendengar kabar itu, kemarin pagi di Kantor Gubernur,” ujar seorang staf pemerintah provinsi yang enggan disebutkan namanya, Jumat, 14 Februari 2025.

Saat dikonfirmasi awak media, Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto menyatakan bahwa dirinya hanya menjalankan amanah.

“Saya cuma menjalankan amanah, pasalnya ada temuan KASN,” ujar Andap.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari Sekretariat Pemprov Sultra mengenai kepastian jadwal dan alasan di balik rencana pelantikan ini. Publik menunggu, apakah manuver ini sekadar rumor atau benar-benar akan terjadi sebelum Andap resmi menanggalkan jabatannya. (red)

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →