KENDARI – Nama Kombes Pol Hartoyo, S.I.K., M.H. bukan sekadar deretan pangkat di papan struktur organisasi Polda Sulawesi Tenggara (Sultra). Bagi masyarakat dan kalangan aktivis di Bumi Anoa, Hartoyo adalah sosok “penengah” yang tumbuh dan besar bersama dinamika sosial di daerah ini.
Kini, melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/440/II/KEP./2026, pengabdian panjangnya di Sultra resmi berpindah tugas. Ia mendapatkan amanah baru sebagai Irwasda Polda Sulawesi Selatan (Sulsel). Namun, rekam jejak yang ditinggalkannya di Sultra adalah cerita tentang konsistensi dan integritas.
Perjalanan emosional Hartoyo dengan Sulawesi Tenggara bermula saat ia menjabat sebagai Kapolres Kolaka. Kala itu, masih berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), ia dikenal sebagai kapolres yang gemar turun ke lapangan dan mendengar langsung keluh kesah warga.
Kedekatannya dengan arus bawah menjadi modal kuat saat ia ditarik ke Mapolda Sultra sebagai Wadir Intelkam, hingga akhirnya dipromosikan menjadi Dirintelkam Polda Sultra pada September 2017.
Menjabat sebagai Dirintelkam hingga tahun 2020, Hartoyo berada di posisi yang sangat krusial dalam menjaga stabilitas keamanan. Di sinilah ia membangun reputasi sebagai perwira yang “melek” terhadap aspirasi publik.
Para aktivis di Kendari mengenalnya sebagai sosok yang tidak alergi terhadap kritik. Meski berada di garda depan keamanan, ia lebih mengedepankan ruang dialog daripada tindakan represif. Tak jarang, aksi unjuk rasa yang memanas di depan Mapolda atau Kantor Gubernur berakhir dengan diskusi dingin di ruang kerjanya.
Setelah sempat bertugas di Mabes Polri sebagai Auditor Kepolisian Madya Itwasum Polri pada Mei 2020, “panggilan pulang” kembali membawanya ke Sultra. Hartoyo kembali dengan pangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) untuk menjabat sebagai Irwasda Polda Sultra.
Jabatan Irwasda menuntut ketegasan dalam mengawasi internal kepolisian. Pengalaman panjangnya yang sudah “khatam” dengan peta sosial di Sultra membuatnya mampu menjalankan fungsi audit kinerja dengan sangat objektif dan berkeadilan.

Kini, perwira yang dikenal kalem namun tegas ini harus pamit dari Bumi Anoa untuk bertolak ke Sulawesi Selatan. Promosi jabatan sebagai Irwasda Polda Sulsel merupakan pengakuan atas dedikasi dan profesionalismenya selama ini.
Bagi warga Sulawesi Tenggara, Kombes Hartoyo bukan hanya seorang perwira polisi yang pindah tugas, melainkan seorang sahabat dan figur penjaga yang telah mewarnai perjalanan keamanan di daerah ini selama bertahun-tahun.
Selamat bertugas di tempat baru, Komandan Hartoyo. Terima kasih atas setiap dedikasi untuk Sultra! (red)


Tinggalkan Balasan