Jakarta,  – Ratusan izin usaha pertambangan (IUP) yang dihentikan sementara oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menuai protes keras.

Aliansi Pemerhati Karyawan Tambang (APKT) menilai kebijakan ini gegabah dan berdampak langsung pada puluhan ribu pekerja tambang yang terancam kehilangan mata pencarian.

Dalam pernyataan persnya, Koordinator APKT, Ripaldi Rusdi, mendesak Presiden agar mencopot Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. “Kebijakan ini tidak adil dan cenderung merugikan pekerja. Ratusan IUP diberhentikan tanpa mempertimbangkan nasib tenaga kerja,” ujar Ripaldi di Jakarta, Minggu (21/9).

Menurut Ripaldi, keputusan pemberhentian IUP tersebut diambil tanpa kajian komprehensif. Ia juga menyoroti proses penetapan jaminan reklamasi dan pascatambang yang terhambat.

“Beberapa perusahaan sudah mengajukan, tapi tidak terbit. Seringnya pergantian pejabat eselon di Ditjen Minerba karena terjerat kasus korupsi, seperti Bambang dan Jamaludin, membuat prosesnya mandek,” jelasnya.

APKT menyebut ada empat alasan rasional untuk mencopot Bahlil. Pertama, kebijakan sanksi administratif ini menciptakan pengangguran massal, mengorbankan nasib pekerja.

Kedua, kebijakan itu mengganggu iklim investasi karena menimbulkan ketidakpastian usaha.

Ketiga, APKT menilai kebijakan ini mengabaikan aspek sosial karena ribuan keluarga pekerja tambang terancam secara ekonomi.

Terakhir, Bahlil dinilai tidak berpihak pada rakyat kecil, padahal seharusnya seorang menteri menjaga keseimbangan antara kepentingan negara, perusahaan, dan pekerja.

“Rakyat pekerja tidak boleh dijadikan korban atas kebijakan yang tidak bijak,” tegas Ripaldi.

Ia menegaskan, aliansi akan terus mengawal isu ini dan menempuh jalur konstitusional agar suara karyawan tambang didengar pemerintah pusat. (red)

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
64 / 100 Skor SEO