KENDARI, – Komisaris Bank Sultra, Laode Rahmat, dengan tegas membantah isu yang menuduh Direktur Utama (Dirut) Andri Permana dan Direktur Pemasaran (Dirsar) Ronal Siahaan merangkap jabatan di bank lain. Rahmat menyatakan bahwa informasi tersebut tidak valid dan diyakini sengaja disebarkan untuk mengganggu fokus Bank Sultra dalam melaksanakan ekspansi bisnis.
“Isu rangkap jabatan ini sengaja dimainkan untuk mengacaukan konsentrasi kerja kami,” ujar Rahmat dilanmsir dari Sultranesia.com pada Rabu (22/10/2025).
Laode menjelaskan, sebelum diangkat menjadi direksi, kedua pejabat tersebut telah menjalani proses seleksi ketat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia menjamin bahwa sistem OJK menyimpan seluruh data pegawai bank, sehingga rangkap jabatan tidak mungkin terjadi.
Ia juga menegaskan latar belakang karier direksi, di mana Andri Permana adalah mantan pegawai Bank Mandiri dan Ronal Siahaan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Keduanya sudah berstatus pensiun atau alumni dari bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tempat mereka berkarir sebelumnya.
Mengenai tudingan spesifik bahwa Andri Permana masih menjabat sebagai Head Area Bank Mandiri Wilayah Sulawesi dan Maluku Region X, Laode membantah keras tuduhan tersebut sebagai tidak berdasar. Ia mengoreksi bahwa jabatan itu saat ini diemban oleh Atta Alva Wanggai, bukan oleh Andri Permana Abu Bakar, Dirut Bank Sultra.
Laode menyimpulkan bahwa penyebaran isu ini bukan sekadar ketidakbenaran, melainkan mengarah pada upaya serius untuk merusak reputasi (pembunuhan karakter). Ia menjamin akan memberikan penjelasan yang transparan dan rinci di kantor Bank Sultra bagi siapa saja yang masih meragukan kebenaran informasi tersebut. (red)










