EkobisPeristiwa

Bank Sultra Jadi Sponsor Utama Akad Massal KUR 800.000 Debitur, Salurkan Kredit ke 500 UMKM

374
×

Bank Sultra Jadi Sponsor Utama Akad Massal KUR 800.000 Debitur, Salurkan Kredit ke 500 UMKM

Sebarkan artikel ini
irektur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar,

KENDARI,  — Bank Sultra berperan aktif sebagai sponsor utama dalam kegiatan Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Peluncuran Kredit Program Perumahan (KPP) yang diselenggarakan di Aula Bahteramas, Kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Selasa (21/10/2025).

Acara di Kendari ini merupakan bagian dari kegiatan nasional Akad Massal KUR 800.000 Debitur yang digelar serentak di seluruh Indonesia, dengan pusat kegiatan di Dyandra Convention Center Surabaya.

Kegiatan nasional tersebut dihadiri langsung oleh sejumlah menteri, yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koperasi dan UKM Maman Abdurrahman, serta Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtaruddin. Di Sulawesi Tenggara, acara ini diikuti oleh Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, pimpinan lembaga jasa keuangan, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam pelaksanaan akad massal di Sultra, tercatat sebanyak 1.800 debitur turut serta dari berbagai lembaga penyalur KUR. Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyampaikan bahwa Bank Sultra sendiri berhasil menyalurkan KUR kepada 500 debitur, sementara sisanya berasal dari Bank Mandiri, BRI, BNI, Pegadaian, BSI, BCA, dan BTN.

Andri Permana menekankan bahwa penyaluran KUR ini merupakan bukti nyata komitmen perbankan daerah dalam menggerakkan perekonomian lokal dan memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi Sulawesi Tenggara.

Ia menjelaskan, penyaluran KUR dari seluruh bank, termasuk Bank Sultra, difokuskan pada tiga pilar utama ekonomi daerah:

  1. Sektor Perdagangan sebagai roda penggerak utama, yang mencapai 67,5 persen dari total penyaluran.
  2. Penguatan komoditas unggulan, seperti sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan.
  3. Pendorongan nilai tambah melalui industri pengolahan kecil.

“Data menunjukkan bahwa KUR dari seluruh Bank Penyalur disalurkan untuk menghidupkan tiga pilar utama ekonomi daerah kita,” tutup Andri Permana.  (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!