Jakarta, Mayangsari kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik Tanah Air setelah sempat vakum dari dunia tarik suara selama lebih dari satu dekade. Dalam menandai kembalinya ke dunia musik, penyanyi tersebut memperkenalkan karya terbaru berjudul Selama Kita Bersama, yang diciptakan bersama musisi sekaligus vokalis D’Masiv, Rian Ekky Pradipta atau yang dikenal sebagai Rian D’Masiv.

Mayangsari mengaku bersyukur karena proses kembali menekuni dunia tarik suara tidak menghadapi kendala berarti. Menurutnya, hubungan baik yang selama ini terjalin dengan sejumlah musisi dan pencipta lagu menjadi salah satu faktor yang memudahkannya untuk kembali berkarya.

Ia menilai, menjaga hubungan profesional dan pertemanan di industri musik merupakan hal penting bagi seorang seniman. Berkat hubungan tersebut, Mayangsari merasa tetap memiliki ruang untuk berkolaborasi dengan para musisi, meskipun telah cukup lama tidak aktif merilis karya.

“Selama saya menjalankan karier saya sebagai seniman, itu banyak sekali hubungan baik antara saya dengan teman-teman musisi. Jadi, rasanya saya tidak pernah merasa punya kesulitan. Jadi kalau lagi kepingin buat lagu, alhamdulillah, berkat para pencipta lagu hebat ini,” ujar Mayangsari saat ditemui di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2026).

Dalam proyek comeback tersebut, Mayangsari menggandeng Rian D’Masiv untuk menciptakan lagu Selama Kita Bersama. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dari langkahnya kembali menyapa penikmat musik setelah cukup lama menjauh dari aktivitas menyanyi.

Meski lagu tersebut diciptakan oleh Rian, Mayangsari tetap terlibat dalam proses kreatif. Salah satu kontribusinya adalah memberikan masukan terkait pemilihan judul lagu agar pesan yang ingin disampaikan dapat terasa lebih sesuai dengan makna keseluruhan karya.

Mayangsari mengungkapkan, judul awal yang diusulkan Rian adalah Selama Kamu Milikku. Namun, ia merasa judul tersebut belum sepenuhnya menggambarkan hubungan dua orang yang sama-sama memiliki perasaan dan keterikatan.

Ia kemudian menyampaikan pandangannya kepada Rian hingga keduanya sepakat menggunakan judul Selama Kita Bersama.

“Judulnya awalnya itu adalah ‘Selama Kamu Milikku’, katanya dari Rian. Saya ajak berantem, Rian. Ini lagunya kalau ‘Selama Kamu Milikku’, kayaknya cuma saya doang yang memiliki. Kan, dia juga harus punya rasa memiliki aku, dong. Jadilah judulnya menjadi ‘Selama Kita Bersama’. Ya, itulah seniman itu fleksibel, kadang ada juga yang idealis,” terang Mayangsari.

Perubahan judul tersebut memperlihatkan bagaimana proses kolaborasi dalam penciptaan musik dapat melibatkan pertukaran gagasan antara penyanyi dan pencipta lagu. Bagi Mayangsari, keterbukaan terhadap ide serta kemampuan berdiskusi menjadi bagian dari dinamika yang wajar dalam menghasilkan sebuah karya.

Selain kembali beraktivitas sebagai penyanyi, Mayangsari kini juga mengambil peran di balik layar sebagai produser musik. Lagu Selama Kita Bersama diproduksi melalui MST Production, label musik yang dimilikinya.

Kehadiran MST Production menjadi salah satu langkah Mayangsari untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan industri musik yang semakin mengandalkan platform digital. Menurutnya, perubahan cara masyarakat menikmati musik membuat pelaku industri perlu mengikuti perkembangan teknologi agar karya mereka dapat menjangkau pendengar secara lebih luas.

Mayangsari menjelaskan, salah satu langkah yang dilakukan melalui MST Production adalah memanfaatkan YouTube sebagai platform untuk menghadirkan karya musik. Perubahan tersebut menjadi bagian dari upayanya untuk tetap mengikuti perkembangan zaman sekaligus membuka peluang baru dalam berkarya.

“Dengan adanya MST Production kita membuat YouTube. Jadi, pergeserannya waktu itu kan digitalnya dari YouTube, membuatlah saya musik di sana,” tutup Mayangsari.

Sebelumnya, Mayangsari diketahui vakum dari dunia tarik suara setelah menikah dengan Bambang Trihatmodjo. Setelah lebih dari satu dekade, ia kini kembali memperkenalkan karya terbaru sebagai penanda kehadirannya di industri musik.

Comeback ini tidak hanya menjadi kesempatan bagi Mayangsari untuk kembali menyapa penggemar, tetapi juga menandai langkah barunya dalam mengembangkan karier di bidang produksi musik. Melalui kolaborasi dengan Rian D’Masiv dan kehadiran MST Production, Mayangsari berupaya tetap relevan di tengah perubahan industri musik yang terus berkembang.

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
58 / 100 Skor SEO