KENDARI — Perebutan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai mengerucut. Hingga Sabtu (22/8/2026), sebanyak 13 orang tercatat telah mendaftar dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Sekda Sultra.

Namun, angka tersebut belum menjadi jumlah final. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra masih membuka pendaftaran hingga 25 Agustus 2026 pukul 23.59 WITA.

Kepala Bapenda Sultra, Andi Khaeruni, membenarkan perkembangan tersebut.

Menurutnya, selain jumlah pendaftar masih berpotensi bertambah, peserta yang sudah masuk juga masih diberi kesempatan melengkapi sejumlah dokumen persyaratan.

“Yang mendaftar sudah 13 orang, tetapi BKD masih membuka pendaftaran sampai 25 Agustus,” ujar Andi Khaeruni.

Artinya, peta persaingan untuk menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemprov Sultra tersebut masih sangat mungkin berubah sebelum masa pendaftaran resmi ditutup.

Informasi yang beredar sebelumnya menyebut sejumlah nama ikut masuk dalam bursa seleksi.

Di antaranya Pj Sekda Sultra Muhammad Fadlansyah, mantan Wakil Wali Kota Kendari Musadar Mappasomba, serta Kepala Dinas Sosial Sultra Parinringi.

Andi Khaeruni membenarkan bahwa beberapa nama yang sebelumnya beredar tersebut memang telah mendaftar.

Namun, daftar lengkap peserta belum dapat dipastikan sebagai daftar final karena proses pendaftaran dan pemenuhan dokumen masih berjalan.

Kondisi ini membuat publik masih harus menunggu siapa saja yang benar-benar memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Secara resmi, Pemprov Sultra membuka seleksi Sekda melalui pengumuman Nomor 04/SELTER/JPTM/VIII/2026. Pendaftaran berlangsung selama 15 hari kalender, mulai 11 hingga 25 Agustus 2026 melalui portal ASN Karier BKN.

Setelah pendaftaran ditutup, panitia dijadwalkan melakukan pemeriksaan dan seleksi administrasi pada 26–27 Agustus 2026. Hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada 27 Agustus 2026.

Peserta yang lolos administrasi kemudian mengikuti Assessment Center pada 31 Agustus hingga 1 September 2026.

Tahapan dilanjutkan dengan penulisan makalah pada 3 September, presentasi dan wawancara pada 4 September, serta penelusuran rekam jejak, integritas, dan moralitas.

Pengumuman hasil akhir seleksi dijadwalkan pada 14 September 2026.

Seleksi ini menjadi penting karena jabatan Sekda merupakan salah satu posisi strategis dalam pemerintahan daerah.

Pj Sekda Sultra saat ini adalah Muhammad Fadlansyah, yang dilantik Gubernur Sultra Andi Sumangerukka pada 18 Mei 2026.

Dengan pendaftaran yang masih terbuka, jumlah 13 pendaftar belum bisa dianggap sebagai daftar final.

Publik masih menunggu hasil verifikasi administrasi untuk mengetahui siapa saja yang benar-benar memenuhi seluruh ketentuan dan berhak melaju ke tahapan seleksi berikutnya.

Bursa kursi Sekda Sultra pun masih terbuka. Hingga batas akhir pendaftaran 25 Agustus nanti, jumlah peserta berpotensi bertambah sebelum akhirnya mengerucut pada kandidat-kandidat yang akan diuji melalui rangkaian seleksi kompetensi, makalah, wawancara hingga penelusuran rekam jejak. (red)