JAKARTA – Kompleks Markas Besar (Mabes) Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, diperketat dengan patroli personel Brigade Mobil (Brimob) bersenjata lengkap pada Kamis (9/7). Mengenakan seragam taktis, para personel terpantau mengitari sisi luar pagar markas korps baju cokelat tersebut secara berkelompok, didampingi sejumlah kendaraan taktis yang bersiaga di sejumlah gerbang strategis.

Meski pengamanan tampak mencolok, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, membantah adanya penebalan atau penambahan pengamanan khusus di Mabes Polri. Johnny menegaskan bahwa situasi di lingkungan Mabes Polri tetap berjalan normal dan kondusif untuk melayani masyarakat.

Pengetatan pengamanan ini menjadi sorotan setelah puluhan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) diduga sempat mendatangi Markas Polda Metro Jaya pada Kamis (9/7) dini hari sekitar pukul 03.40 WIB. Kedatangan prajurit tersebut terjadi beberapa jam setelah tim gabungan polisi menggeledah sejumlah lokasi, termasuk Kafe de’Clan Signature di Cilandak, Jakarta Selatan, terkait kasus megakorupsi batu bara, PT Asabri, dan PT Krakatau Steel.

Sejumlah saksi mata sempat melihat puluhan anggota TNI berada di dalam kompleks Polda Metro Jaya. Bahkan, beberapa kendaraan dinas TNI berpelat hijau-merah dilaporkan sempat hilir mudik di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sejak pagi hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah perwira tinggi dan menengah TNI dari Badan Intelijen Strategis (Bais) hingga Satgas PKH diduga ikut mendatangi Polda Metro Jaya bersama belasan personel bersenjata serta lima orang dari pihak Kejaksaan. Namun, kabar mengenai pergerakan tersebut langsung dibantah keras oleh Markas Besar TNI.

Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen Muhammad Nas, menegaskan bahwa informasi kedatangan para perwira tersebut tidak benar. Nas memastikan bahwa pihak TNI sangat menghormati segala proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian dan tidak akan melakukan intervensi apa pun terhadap mekanisme kerja Polri.

Sebelumnya, tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya memang sedang gencar menggeledah 12 lokasi berbeda secara serentak. Kasus ini mencakup skema joint investigation terkait dugaan suap, korupsi pasokan batu bara yang memicu mati lampu massal (blackout) di Sumatera, hingga kasus pencucian uang di PT Asabri dan PT Krakatau Steel. (KR)

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
9 / 100 Skor SEO